in

Klaten Segera Gelar Vaksinasi Covid-19 Untuk Anak

Foto : Klatenkab.go.id

 

HALO KLATEN – Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Klaten terus mengebut upaya vaksinasi Covid-19 untuk meningkatkan jumlah warga tervaksin. Dalam waktu dekat, vaksinasi Covid-19 di Kabupaten Klaten akan menyasar anak-anak usia 12 tahun ke atas.

Bupati Klaten, Sri Mulyani mengatakan vaksinasi anak ini, dilakukan untuk mempercepat terbentuknya herd immunity. Langkah tersebut juga dilakukan untuk menunjang pelaksanaan pembelajaran tatap muka (PTM) di Kabupaten Klaten. Seperti diketahui, PTM mulai dilaksanakan di sebagian sekolah, di Kabupaten Klaten untuk jenjang SD, SMP, dan SMA.

“Rencananya minggu depan anak-anak usia sekolah akan kami vaksin. Saat ini sudah mulai pembelajaran tatap muka,” kata dia, Jumat (10/9) seperti dirilis Klatenkab.go.id.

Pelaksanaan vaksinasinya pun akan dipercepat dengan menggandeng TNI/Polri agar sasaran yang dicapai semakin luas. Pun Pemkab Klaten masih menyelesaikan target vaksinasi untuk lansia dan ibu hamil.

“Kami inginnya sesegera mungkin, seluas mungkin, sebanyak mungkin. Namun jumlah vaksin yang tersedia juga terbatas, sehingga pelaksanaannya akan dilakukan secara bertahap,” kata dia.

Menurutnya setiap mendapatkan dosis vaksin, akan diberikan alokasi untuk anak usia sekolah mulai dari 12 tahun hingga 18 tahun. Sri Mulyani menjelaskan meski harus berbagi dengan vaksinasi lansia yang masih berlangsung, namun hal ini tidak bermasalah.

“Memang kondisinya seperti ini, harus step by step. Yang penting progresnya terus naik,” katanya.

Sementara itu, Ketua Tim Ahli Satgas Percepatan Penanggulangan Covid-19 Kabupaten Klaten, dokter Ronny Roekmito, mengatakan vaksinasi pada lansia terkendala mobilitas mereka yang terbatas, untuk mengakses fasilitas kesehatan.

Banyak dari mereka harus diantar anggota keluarga. Ada pula yang kondisi fisiknya tidak memungkinkan untuk datang ke faskes penyedia vaksinasi.

“Berbeda dengan usia produktif yang mudah mengakses layanan faskes, makanya permintaannya tinggi karena mereka (masyarakat usia produktif) datang langsung ke faskes minta untuk divaksin. Sementara lansia kadang harus jemput bola agar bisa tervaksin,” kata dia. (HS-08)

Share This

Prosesi Sebar Apem Ditiadakan, Yaqowiyu Jatinom 2021 Digantikan Doa Kebangsaan

400 Warga Kampung Lele Boyolali Divaksin Covid-19