in

Klaster Covid-19 Panti di Lasem, Puskesmas Tiap Hari Pantau Kesehatan

Petugas melakukan penyemprotan disinfektan di Panti Asuhan Marganingsih di Kecamatan Lasem. (Foto : Rembangkab.go.id)

 

HALO REMBANG – Sebanyak 26 dari 44 penghuni panti asuhan Marganingsih di Kecamatan Lasem, terkonfirmasi positif Covid-19. Tiga di antaranya yang merupakan suster panti, harus menjalani perawatan di RSUD Dokter R Soetrasno Rembang.

Adapun penghuni santri lainnya yang positif, menjalani isolasi di dalam Panti Asuhan Marganingsih Putra. Letak dari panti khusus putra, berada di sebelah timur Jembatan Babagan, berjarak lebih kurang 200 meter.

Untuk penghuni panti, baik laki-laki maupun putri yang negatif Covid-19, untuk sementara tinggal di panti asuhan putri, di sebelah timur perempatan lampu merah Lasem.

Humas Gugus Tugas Pencegahan dan Penanganan Covid-19 Kabupaten Rembang , Arief Dwi Sulistya, menuturkan setiap hari satgas Covid-19 kecamatan, melalui Puskesmas Lasem, mengecek kesehatan anak- anak panti yang menjalani isolasi mandiri. Selain pemeriksaan kesehatan, penyemprotan disinfektan juga rutin dilakukan.

“Jadi setiap pagi dicek kesehatannya, apakah ada keluhan dan terkait kecukupan obat dan vitaminnya,” kata dia, seperti dirilis Rembangkab.go.id.

Adapun untuk perkembangan tiga suster panti yang terkonfirmasi positif, mereka harus menjalani perawatan di rumah sakit. Hal itu karena mereka menunjukkan gejala yang relatif serius. Selain itu ketiganya sudah berusia lebih dari 60 tahun. Sementara penghuni panti yang isoman didominasi anak- anak dan remaja.

“Yang 23 ini rata- rata masih remaja dan anak- anak. Jadi InsyaAllah relatif lebih kuat,” ungkapnya.

Klaster panti terjadi setelah 19 Mei lalu, dilakukan swab kepada puluhan penghuni panti Marganingsih putri karena ada anak panti putri sakit. Kemudian pada 20 Mei 2021, giliran panti Marganingsih putra yang di-tracing. (HS-08)

Share This

Halo Wonogiri, pelantikan kades antarwaktu

Bantu Penghuni Panti Isolasi Mandiri, Pemkab Rembang Dirikan Dapur Umum