in

KJRI Mumbai dan Keraton Jogja Berkolaborasi Hadirkan Pertunjukan Wayang Orang “Gana Kalajaya”

Pagelaran virtual Wayang Orang: “Gana Kalajaya” atau Bathara Ganesha, secara virtual beberapa waktu lalu. (Foto : Kemlu.go.id)

 

HALO SEMARANG – Pagelaran virtual Wayang Orang: “Gana Kalajaya” atau Bathara Ganesha, beberapa waktu lalu, mendapat apresiasi dari penonton dari India, Indonesia, dan sejumlah negara lain.

Pertunjukan disaksikan langsung oleh sekitar 10.000 orang, melalui Zoom dan Youtube. Acara yang merupakan kolaborasi Konsulat Jenderal RI di Mumbai dengan Karaton Ngayogyakarta Hadiningrat ini, didukung pula oleh Kedutaan Besar RI di New Delhi dan Kementerian Luar Negeri RI.

Pagelaran Wayang Orang Gana Kala Jaya, dibuka secara resmi oleh Sri Sultan Hamengku Buwono X. Dalam sabutannya, Sri Sultan menyampaikan bahwa pertunjukan tersebut, sekaligus untuk merayakan HUT Ke-76 Kemerdekaan RI.

Dia menyebutkan, hubungan baik Indonesia dan India sudah terjalin sejak lama. Peran dan dukungan India pada masa revolusi Indonesia tahun 1945 di Ibukota Indonesia, yang saat itu dipindahkan ke Yogyakarta, juga menjadi dasar kuatnya hubungan Indonesia-India.

Konsul Jenderal RI di Mumbai, Agus Prihatin Saptono menyampaikan bahwa kolaborasi pertunjukan virtual ini, merupakan upaya berkelanjutan dalam mempromosikan pariwisata Indonesia, kepada masyarakat India dan dunia.

Kali ini promosi pariwisata mengangkat potensi Yogyakarta, sebagai salah satu destinasi unggulan Beyond Bali, sekaligus mengangkat kemiripan serta keunikan cultural heritage yang dimiliki oleh Indonesia dan India.

Kegiatan ini juga untuk memberi semangat kepada para pelaku seni, budaya, dan penyelenggarakan kegiatan seni, yang terpaksa berhenti beraktifitas sejak dua tahun terakhir, sebagai  dampak multidimensi dari pandemi Covid-19.

Semua pihak berusaha beradaptasi dengan kondisi tersebut disamping tetap melakukan mitigasi penyebaran virus Covid-19.

Wayang Orang “Gana Kalajaya” adalah sebuah cerita klasik tentang Bathara Gana atau Bathara Ganesha dalam versi Keraton Ngayogyakarta, Indonesia, yang menceritakan tentang kelahiran Bathara Gana / Lord Ganesha, yang merupakan Dewa, yang dikuduskan dan diagungkan oleh pemeluk Hindu, baik di Indonesia maupun di India.

Ganesha dikisahkan berjuang dalam menumpas kesewenang-wenangan, keberhasilannya dan kesaktiannya sampai akhirnya ia diangkat sebagai Dewa dengan gelar Bathara Gana / Bathara Ganesha di dalam mitologi kehidupan dewa-dewa di Kahyangan.

Wayang Orang “Gana Kalajaya” adalah kreasi spesial Ngarso Dalem Sri Sultan Hamengkubuwono X, Karaton Ngayogyakarta Hadiningrat, khusus untuk dpertunjukan pada September, bersamaan dengan bulan perayaan Ganesh Chaturti di India, khususnya wilayah Maharashtra.

Menteri Pariwisata, Lingkungan dan Protokol Pemerintah Negara Bagian Maharashtra H.E Aaditya Thackeray menyampaikan rasa gembiranya, dengan insiatif Konjen RI Mumbai, untuk membuat sebuah pertunjukan yang menarik.

Pertunjukan ini tidak hanya menunjukkan kedekatan hubungan budaya India dengan Indonesia, tetapi juga mengangkat cerita yang menjadi perhatian masyarakat India, Gana Kalajaya, yang bercerita tentang Lord Ganesha yang baru saja dirayakan rakyat India dalam perayaan Ganesh Chaturti minggu lalu.

Di samping kedekatan hubungan kedua negara, upaya yang dilakukan dalam mempromosikan kedekatan budaya juga akan meningkatkan kunjungan wisatawan kedua negara. Ia mengharapkan dapat berkolaborasi di masa mendatang dalam kegiatan – kegiatan serupa dan mengharapkan kunjungan wisata dapat meningkat di kedua negara.​ (HS-08)

Share This

Gus Yaqut Dukung Pengembangan Ma’had Al-Jami’ah Jadi Tempat Menempa Karakter Mahasiswa

Prakiraan Cuaca Semarang Dan Sekitarnya, Senin (27/9/2021)