in

Kirim Logistik TPS di Kendal, Petugas Harus Jalan Kaki Sejauh Tiga Kilometer

Kapolsek Gemuh, AKP Abdullah Umar (memikul kotak suara) bersama PPK,Panwas dan Linmas mengirimkan logistik Pilkada dengan berjalan kaki, karena jalan tidak bisa dilalui kendaraan, Selasa (8/12/2020).

 

HALO KENDAL – Sulitnya akses menuju Dukuh Seneng, Desa Sojomerto, Kecamatan Gemuh yang merupakan desa terpencil dan tidak bisa dilalui kendaraan bermotor, membuat para petugas harus berjalan tiga kilometer untuk mengirim logistik Pilkada 2020 ke TPS tujuan.

Apalagi ditambah selama dua hari terakhir Kabupaten Kendal dan sekitar diguyur hujan dengan intensitas tinggi, membuat akses jalan semakin sulit dilalui karena licin dan berlumpur.

Namun hal ini tidak menyurutkan petugas KPU dan anggota Polsek Gemuh yang mengawal pengiriman logistik Pemilihan Kepala Daerah (Pilkada).

Bersama anggota Panitia Pemilihan Kecamatan (PPK) Gemuh, Panwas Kecamatan Gemuh dan Linmas, mereka tetap tetap semangat mengirimkan logistik Pilkada Kendal.

Dipimpin langsung Kapolsek Gemuh, AKP Abdullah Umar, pengiriman logistik dari PPS di Balai Desa Sojomerto menuju TPS di Dukuh Seneng berjalan penuh perjuangan, Selasa (8/12/2020).

“Dari balai desa hingga Dukuh Sumiak yang berjarak tujuh kilometer, masih bisa ditempuh menggunakan kendaraan bermotor. Namun untuk melanjutkan ke Dukuh Seneng, dengan kondisi akses jalan rusak dan licin, harus dilalui dengan berjalan kaki,” jelas AKP Abdullah Umar.

Rombongan harus berjalan kaki menempuh perjalanan sepanjang tiga kilometer, menyusuri jalan yang becek dan licin.

Abdullah Umar mengatakan, butuh waktu dua jam untuk mencapai TPS 15 di Dukuh Seneng, Desa Sojomerto, Gemuh.

“Semangat dari para anggota dan masyarakat setempat yang didukung juga dari Panwascam dan PPK, walaupun medan terjal namun logistik surat suara dapat sampai di TPS 15 Dukuh Seneng, Desa Sojomerto dengan aman,” ungkap AKP Abdullah Umar.

Sementara itu Ketua KPU Kendal, Hevy Indah Oktaria mengucapkan terima kasih kepada jajaran Polsek Gemuh yang sudah mengawal pengiriman logistik hingga ke lokasi dengan aman.

Dikatakan Hevy, pada Pilkada Kendal yang dilaksanakan Rabu (9/12/2020), hanya Ali Nurudin, Yekti Handayani dan Muh Mustamsikin yang mempunyai hak suara.

Sementara Dico M Ganinduto, Tino Indra Wardono, dan Windu Suko Basuki tidak mempunyai hak pilih di Kendal karena tidak mempunyai KTP Kendal.

“Ali Nurudin akan mencoblos di TPS 10 dan Muh Mustamsikin di TPS 09 Desa Kutoharjo Kaliwungu. Sedangkan Yekti Handayani akan menggunakan hak pilihnya di TPS 05 Desa Kebongembong, Kecamatan Pageruyung,” pungkasnya.(HS)

Share This

Capaian Target Kanwil DJP Jawa Tengah I Hingga November 2020 Tercatat Capai 88 Persen

Ganjar Keliling Pantau TPS di Kota Semarang, Edukasi Masyarakat Taati Protokol Kesehatan