in

Kini 70 Persen Aset Pemkot Semarang Sudah Bersertifikat

Warga sedang beraktivitas olahraga di Lapangan Pancasila Kawasan Simpang Lima Semarang, beberapa waktu lalu.

 

HALO SEMARANG – Sebanyak 70 persen aset berupa lahan milik Pemerintah Kota (Pemkot) Semarang saat ini sudah bersertifikat. Sisanya masih dalam proses sertifikat dalam program pendaftaran tanah sistematis lengkap (PTSL) dengan menggandeng Badan Pertanahan Nasional (BPN) Kota Semarang.

Kabid Aset Daerah Badan Pengelolaan, Keuangan, Aset Daerah (BPKAD) Kota Semarang, Sutanto mengatakan, saat ini ada aturan aset atau penguasaan bidang, lahan ataupun jalan harus bersertifikat.

“Untuk bidang tanah sudah 70 persen bersertifikat, kita terus kejar dan saat ini masih berproses,” ujarnya, Minggu (8/8/2021).

Dia menjelaskan, saat ini lewat program PTSL bidang tanah yang belum bersertifikat akan terus dikejar. Total Pemkot Semarang memiliki sekitar 3.283 bidang lahan. Sebanyak 1.900an bidang sudah memiliki sertifikat.

“Kita kerja sama dengan BPN, selain bidang tanah aset lain berupa jalan juga kami sertifikatkan,” jelasnya.

Sutanto menjelaskan, total ada sekitar 22 ribu jalan di Kota Semarang. Sebanyak 1.012 punya kota dan sudah proses bersertifikat. Lainnya seperti jalan lingkungan dan jalan kampung, akan terus digenjot agar aset ini bisa masuk ke Pemkot Semarang.

“Kalau jalan baru mulai, tapi saat ini juga masih proses,” imbuhnya.

Saat disinggung terkait kendala saat melakukan pengurusan sertifikat aset milik Pemkot Semarang, dirinya mengaku tidak ada masalah atau kendala yang berarti.

“Misalnya jika ada masyarakat yang mengklaim atau pun yang lainnya, tidak terjadi masalah. Tinggal nanti pembuktian di ranah hukum,” katanya.(HS)

Share This

BSI Kucurkan Pembiayaan Bagi Usaha Kecil Mikro Capai Rp 36,82 T

Diduga Gara-gara Hoax, Warga Susah Diajak Ikut Vaksinasi