in

Keuskupan Agung Semarang: Ibadah Misa di Gereja Dibuka Tanpa Syarat Sertifikat Vaksin

Gereja Santo Athanasius Agung Karangpanas, Kota Semarang/dok.

 

HALO SEMARANG – Penurunan kasus Covid-19 disambut gembira oleh umat Katolik di Kota Semarang yang ditandai dengan Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM) Level II.
Keuskupan Agung Semarang kembali mengizinkan ibadah misa akhir pekan di gereja pasca penerapan PPKM Level II dengan protokol kesehatan ketat.

Koordinator Satgas Penanganan Covid-19 Keuskupan Agung Semarang, Romo YR Edy Purwanto mengungkapkan, ibadah misa akhir pekan di gereja diizinkan tanpa menggunakan syarat sertifikat vaksin.

“Sudah berjalan sejak tanggal 17 Agustus lalu. Kami tidak mensyaratkan harus vaksin. Kalau ada syarat vaksin itu ada ketidakadilan karena banyak juga yang belum vaksin,” ungkap Romo Edy saat berbincang halosemarang.id melalui sambungan telepon, Rabu (1/9/2021).

Ia menuturkan, syarat pelaksanaan ibadah di gereja dilakukan secara bertahap. Dengan ketentuan jamaah berusia minimal 9 hingga 70 tahun.

“Syaratnya masih seperti dulu, masih persis sama seperti sebelum adanya PPKM Darurat. Anak-anak kecil belum, yang diizinkan usia mulai sembilan sampai 70 tahun dengan protokol kesehatan ketat,” tuturnya.

Kendati diperbolehkan tanpa mensyaratkan jemaah harus divaksin terlebih dulu, jemaah untuk beribadah di gereja dibatasi sesuai dengan Instruksi Menteri Dalam Negeri maksimal 75 persen atau 75 orang dari kapasitas.

Ia menyebutkan, pelaksanaan ibadah di gereja juga memperhatikan ketentuan teknis dari Kementerian Agama.

“Kapasitas kami sesuaikan dengan Instruksi Menteri Dalam Negeri maupun Surat Edaran Menteri Agama. Selama ini setahu saya sudah semua yang menjalankan ibadah dan juga oke-oke saja,” ujarnya.

Ia mengimbau, dalam menjalankan ibadah seluruh jamaah diminta untuk mentaati aturan yang sudah ditentukan oleh pemerintah.

“Gereja selalu menegaskan bahwa umat tetap waspada dan tetap tenang kendati level penyebaran itu sudah dinyatakan ada di level dua, tetapi tidak pernah boleh lengah sedikitpun dan tetap harus menaati protokol kesehatan secara ketat dan optimal, serta jangan lupa berdoa juga bahagia,” tandasnya.(HS)

Share This

87 Kasus Kebakaran Selama 2021

Panen Tembakau Berhasil, Warga Kendal Iuran Beli Mobil Jenazah