in

Ketua TP PKK Surakarta Ajak Anggotanya Akrab dengan E-Commerce

Ketua Tim Penggerak PKK Kota Surakarta, Selvi Ananda berfoto bersama pegurus, dalam Bimbingan Teknik Bagi Pengelola P2K TP PKK Kota Surakarta Tahun 2021, Kamis (17/6) di aula gedung PKK setempat. (Foto : Surakarta.go.id)

 

HALO SURAKARTA – Ketua Tim Penggerak PKK Kota Surakarta, Selvi Ananda mengajak anggota PKK yang menjadi pelaku UMKM, untuk menggeluti dan akrab dengan e-commerce, untuk memasarkan produknya.

Hal itu disampaikan Selvi Ananda, dalam pengarahannya pada kegiatan Bimbingan Teknik Bagi Pengelola P2K TP PKK Kota Surakarta Tahun 2021, Kamis (17/6) di aula gedung PKK setempat.

Acara tersebut mengusung tema “Pengembangan Business Plan Produk UP2K ( Usaha Peningkatan Pendapatan Keluarga) di Masa Pandemi Covid 19 Melalui Digitalisasi”.

Menurut dia, dengan memanfaatkan media digital untuk pemasaran, produk UMKM akan lebih mudah dikenal oleh calon konsumen, dalam jangkauan lebih luas.

“Kalau dulu kita memasarkan barang dengan cara offline atau kovensional dengan bertemu langsung penjual dan pembeli, maka memasuki era 5.0, kita dituntut bisa menggunakan teknologi internet untuk mengembangkan UMKM,” kata dia, seperti dirilis Surakarta.go.id.

Ke depannya, pemasaran produk UMKM tidak hanya untuk kalangan kecil, namun merambah ke lingkup yang lebih luas, sampai nasional, bahkan internasional.

“Ini hanya awal saja untuk kita mulai belajar mengembangkan UMKM Bapak dan Ibu, dengan penyempurnaan produk, pengemasan produk, dan pemasaran secara daring melalui e-commerce. Ke depan, saya berharap UMKM PKK Kota Surakarta dapat melebarkan sayap kemana-mana,” kata Selvi.

Istri Wali Kota Surakarta, Gibran Rakabuming Raka tersebut, juga menyampaikan apresiasi atas dukungan Dewan Pengurus Daerah (DPD) Asosiasi Industri Usaha Mikro Kecil  Dan Menengah Indonesia “Aku Mandiri” Kota Surakarta, untuk mendorong UMKM PKK Kota Surakarta, dalam mengenalkan produk lewat iklan, pengemasan produk serta pemasaran produk secara online.

“Dengan adanya pendampingan dan pembinaan secara terus menerus dari Assosiasi IUMKM Indonesia Surakarta, semoga ada inovasi dalam produk, kemasan sehingga menarik. Karena kemasan yang menarik memegang peranan penting terjualnya produk selain kualitas yang dihasilkan,” kata dia.

Sementara itu Ketua Pokja 2, TP PKK Kota Surakarta, Hani Hasta Gunawan, menjelaskan bimbingan teknik tersebut, merupakan pelaksanaan program kerja Pokja 2 TP PKK Kota Surakarta, yang akan dilaksanakan sebanyak lima kali di 5 kecamatan.

Maksud dan tujuan bimbingan teknik pengembangan rencana bisnis produk UP2K adalah untuk meningkatkan usaha pendapatan keluarga atau P3K bagi anggota UP2K PKK dan kelompok pelaksana UP2K PKK pengembangan pemberdayaan ekonomi keluarga.

“Kegiatan usaha peningkatan pendapatan keluarga di lima kecamatan sudah berjalan dan sebagian sudah bisa berkembang. UP2K PKK Kota Surakarta sudah memiliki produksi makanan dan lainnya namun dalam pemasaran dan penjualannya masih mengalami hambatan,” ungkapnya.

Ditambahkan, selama ini penjualan hanya melalui pesanan atau by order dan atau dititipkan di warung atau toko di sekitar kelurahan. Namun ada juga yang sudah memasarkan sampai ke luar wilayah.

“Kita dari Pokja 2 ingin membantu dengan memberikan wawasan dan kiat – kita mengembangkan usaha dengan lebih baik. Untuk itu, kami bekerjasama dengan Assosiasi IUMKM Indonesia Surakarta sebagai nara sumber bimbingan teknik Bussiness Plan, dengan harapan para peserta bisa menerapkan kiat – kiat mengembangkan usaha secara online terlebih pada masa sulit sepert pandemi Covid 19 saat ini,” beber Hani.

Sedangkan, Ketua Aku Mandiri Surakarta, Mintorogo mengatakan pihaknya bekerja sama dengan TP PKK Kota Surakarta, membantu dan mendorong peningkatan kemampuan dan kapasitas  pengusaha IUMKM UP2K PKK Kota Surakarta agar memiliki daya saing dalam pengemasan dan pemasaran produk khusunya lewat e – commerce atau online.

“Kami akan dampingi bapak-ibu sekalian, untuk langsung menggunakan aplikasi dan bagaimana pengemasan barang dan pemasaran online secara benar. Dengan pengelolaan data pribadi dan data usaha. Dari situ, kami mulai akan belajar step by step, cara mengembangkan usaha Bapak dan Ibu,” kata dia. (HS-08)

Share This

RSUDPA Akan Tambah Kapasitas Tempat Tidur Pasien Covid-19

Wonogiri Tercepat Nasional Pendataan SDGs Desa