in

Ketua Komisi A Kendal Alami Kecelakaan Saat Bersepeda, Begini Kondisinya

Aksi Ketua DPRD Kendal, Munawir sebelum mengalami kecelakaan saat bersepeda di trek Kemirikebo, Girikerto, Kecamatan Turi, Kabupaten Sleman, DIY, Rabu (16/3/2022).

HALO KENDAL – Ketua Komisi A DPRD Kendal, Munawir mengalami kecelakaan saat bersepeda, yang menjadi olahraga kegemarannya. Sambil menahan sakit, Munawir menceritakan awal mula kejadian kecelakaan yang menimpanya kepada halosemarang.id, di kediamannya, Senin (28/3/2022).

Diungkapkan, saat itu dirinya bersama rekan-rekan anggota DPRD dan para pesepeda lain dari Kendal, sedang melaksanakan pit-pitan sejauh 15 kilometer di Yogyakarta, Rabu (16/3/2022).

Setelah menjajal trek Tritis di lereng Gunung Merapi, mereka melanjutkan untuk mencoba trek di Kemirikebo, Girikerto, yang berada di Kecamatan Turi, Kabupaten Sleman, Daerah Istimewa Yogyakarta.

“Ya sebenarnya waktu itu sudah selesai acaranya dan tinggal menunggu rekan lain untuk bersama-sama pulang ke Kendal,” ujarnya.

Tapi karena waktu nunggu lama, kemudian dirinya iseng-iseng mencoba diambil gambar pas sedang melakukan terbang atau whip.

“Saya ambil ancang-ancang mundur dari garis finish sekitar 300 meter. Jumping lancar, saya terbang. Pas mau mendarat itulah, pegangan di stang tiba-tiba lepas kemudian saya terjatuh,” imbuh politisi PDI Perjuangan tersebut.

Akibat dari kejadian tersebut, empat tulang rusuknya patah. Selain itu tulang selangka dekat lehernya juga patah.

“Empat tulang rusuk patah dan ada yang mengenai paru-paru dan hati. Seketika saya dibawa ke rumah sakit Panti Nugroho. Selanjutnya dibawa ke rumah sakit Ortopedi Suharso di Solo dan dirawat selama tiga hari. Kemudian saya dirujuk ke RSUP dr Kariadi Semarang,” tutur Munawir sambil menunjukkan foto hasil rontgennya.

Dirinya masih merasa bersyukur, karena luka akibat tulang rusuk yang patah mengenai paru-paru dan hati tidak parah. Setelah menjalani operasi dan perawatan beberapa hari, akhirnya Munawir diizinkan pulang, untuk beristirahat dan menjalani perawatan di rumah.

“Karena saya sudah bisa bergerak dan berjalan, Alhamdulillah dari pihak RSUD dr Kariadi memperbolehkan saya pulang ke rumah. Tapi ya gini masih susah untuk bicara dan mencoba bernapas yang lancar,” ucapnya.

Munawir juga berpesan kepada para pecinta Mountain Bike (MTB) untuk berhati-hati. Selain itu, dalam bermain MTB membutuhkan campuran antara kenekatan dan skill yang pas.

Dicontohkan, saat pesepeda menjajal whip di trek, meskipun terlihat sederhana, tetapi tetap membutuhkan banyak waktu, usaha, dan latihan

“Selama di udara pastikan melakukan whip dengan enjoy dan rileks. Hal tersebut sangat penting untuk melanjutkan fokus mengembalikan posisi sepeda agar lurus ke depan saat mendarat,” pungkasnya.(HS)

Saatnya Sektor Wisata Bangkit

Prakiraan Cuaca Semarang Dan Sekitarnya, Selasa (29/3/2022)