Ketua Komisi A DPRD Jateng: Urus E-KTP Saat Bencana Tidak Perlu Surat Kehilangan Kepolisian

Ketua Komisi A DPRD Provinsi Jawa Tengah, Mohammad Saleh.

 

HALO SEMARANG – Ketua Komisi A DPRD Provinsi Jawa Tengah, Mohammad Saleh angkat bicara terkait dampak bencana yang melanda Jawa Tengah akhir-akhir ini. Yang dia soroti adalah dampak rusak dan hilangnya dokumen kependudukan.

Menurutnya, untuk mengurus dokumen kependudukan yang hilang, masyarakat tidak perlu membuat surat pernyataan kehilangan dari kepolisian.

“Terkait hilangnya data kependudukan, saya kira tidak harus mengurus surat kehilangan dari kepolisian. Karena kalau mengurus tentunya repot. Mereka saat ini dalam kondisi susah. Cukup ke kantor desa atau kelurahan,” ujar Saleh saat ditemui halosemarang.id di Gedung Berlian DPRD Jateng, Rabu (17/2/2021).

Saleh mengatakan, saat ini untuk mengurus dokumen kependudukan masih di Dinas Kependudukan dan Catatan Sipil (Disdukcapil) kabupaten/kota. Hal ini, tambahnya, seharusnya segera dilakukan di tingkat kecamatan.

“Untuk mengurus perekaman E-KTP dan lain sebagainya masih di tingkat kabupaten/kota. Saya harap segera dilakukan di kecamatan. Sehingga jika ada masyarakat yang E-KTPnya rusak atau hilang, cukup lapor ke desa/kelurahan. Nantinya yang dari kecamatan bisa jemput bola untuk segera mengganti E-KTP itu,” kata Saleh.

Pihaknya telah melakukan pengecekan ihwal blangko E-KTP di Dinas Kependudukan Pemberdayaan Desa dan Pencatatan Sipil (Dispermadescapil) Jawa Tengah. Blangko E-KTP cukup tersedia untuk mengganti yang rusak atau hilang.

“Saya sudah mengecek stok E-KTP di Dispermadescapil, stoknya mencukupi. Namun pengadaan blangko ini masih terpusat, seharusnya ada pengadaan sendiri di provinsi, supaya nanti jika blangkonya habis bisa melakukan pengadaan sendiri,” ungkap Politisi Golkar tersebut.

Dia berharap kepada masyarakat, momentum ini jangan sampai disalahgunakan. Jika masih memiliki dokumen kependudukan seperti E-KTP, menurutnya jangan mengatakan hilang.

“Ya kami berharap masyarakat jangan menyalahgunakan kemudahan ini. Misalnya E-KTP masih ada tapi mengurus baru, nanti datanya ganda,” harapnya.(HS)

Pembaca lain, menyukai ini

Komen yang ditutup, tetapi jejak balik dan ping balik terbuka.