in

Ketika Pengunjung Dan Pemandu Karaoke Di GBL Diminta Swab Antigen

Pelaksanaan swab antigen kepada pengunjung dan penghuni tempat hiburan Gambilangu, Kaliwungu, Kamis malam (19/8/2021).

 

HALO KENDAL – Belasan pengunjung dan pemandu karaoke di sekitar tempat hiburan Gambilangu (GBL), ikut Dukuh Mlaten, Kelurahan Sumberejo, Kecamatan Kaliwungu, Kendal harus menjalani pemeriksaan swab antigen saat dilaksanakan razia dan penertiban oleh petugas gabungan yang diinisiasi Polres Kendal, Kamis malam (19/8/2021).

Satu persatu mereka harus menjalani pemeriksaan, dalam upaya pencegahan penularan Covid-19 di wilayah Kendal.

Polres Kendal melaksanakan Pamwasgiat Operasi Yustisi ini sebagai upaya penegakan Peraturan Bupati Kendal Nomor 67 Tahun 2020 terkait kewajiban menggunakan masker dan jaga jarak di Kabupaten Kendal.

Kegiatan operasi yustisi menyasar di sekitar tempat hiburan Gambilangu (GBL), ikut Dukuh Mlaten, Kelurahan Sumberejo, Kecamatan Kaliwungu.

Kabag Ops Polres Kendal, Kompol Winarno Panji Kusumo saat memimpin apel mengatakan, ada belasan orang yang dilakukan swab test untuk memastikan mereka tertular Covid-19 atau tidak.

“Kegiatan ini adalah pelaksanaan Surat Perintah Kapolres Kendal Nomor: Sprin/1840/VIII/OPS.2/2021 tanggal 19 Agustus 2021,” jelasnya.

Dijelaskan, personel yang mengikuti kegiatan ini, di antaranya dari Polri 36 personel, dari TNI dari Kodim 0715, 2 personel, Sat Pol PP 11 Personel, Tenaga Kesehatan (Nakes) 3 personel, dan Urkes Polres Kendal 3 personel.

“Kegiatan Ops Yustisi malam ini dilaksanakan di tempat hiburan dan cafe di wilayah Gambilangu (GBL), dalam rangka penegakkan protokol kesehatan dan melaksanakan tes rapid antigen kepada masyarakat sekitar,” jelas Winarno.

Menurutnya, apabila ada masyarakat yang kedapatan tidak memakai masker, maka akan ditindak oleh petugas dan dilakukan swab antigen kepada yang bersangkutan.

“Dari hasil swab antigen, jika ditemukan warga yang positif, maka akan langsung kami kirim ke rumah sakit darurat covid Kabupaten Kendal,” tandas Winarno.

Sementara itu, Ketua Paguyuban Kelompok Sadar Wisata (Pokdarwis) Dukuh Mlaten, Desa Sumberejo, Kasmadi mengaku, kegiatan di Gambilangu sebelum ada PPKM dibuka mulai jam 21.00 sampai jam 01.00 WIB.

“Setelah ada pandemi dan PPKM ini kami buka lebih awal dan kami batasi. Kalau sekarang buka mulai pukul 11.00 siang sampai dengan pukul 22.00 malam,” ujarnya.

Dari hasil swab antigen acak kepada 20 orang, baik pengunjung maupun penghuni kafe di Gambilangu, semuanya dinyatakan negatif.(HS)

Share This

Jumlah Pasien Isoter Turun, Pemkab Klaten Tingkatkan Tracing

SKB Klaten Buka Pendaftaran Peserta Didik Baru Program Kesetaraan Pendidikan Paket A, B, dan C