in

Ketegangan Mewarnai Proses Penertiban Pedagang Barang Bekas di Jalan Sendowo Semarang

Anggota Satpol PP Kota Semarang saat menertibkan pedagang barang bekas di Jalan Sendowo (Komplek Kota Lama), Senin (11/10/2021) siang.

 

HALO SEMARANG – Ketegangan sempat mewarnai proses penertiban pedagang barang bekas di Jalan Sendowo (Komplek Kota Lama), yang dilakukan Satpol PP Kota Semarang, Senin (11/10/2021) siang.

Satpol PP setibanya di lokasi segera membongkar lapak dan barang-barang seperti meja, kursi, tenda dan barang dagangan. Adu mulut terjadi lantaran para pedagang menolak penertiban. Namun situasi kembali kondusif saat petugas memberikan tenggang waktu 30 menit kepada pedagang untuk membereskan barang dagangannya.
Ada sekitar 40 pedagang yang ditertibkan.

Kepala Satpol PP Kota Semarang, Fajar Purwoto mengatakan, penertiban dilakukan karena kawasan tersebut menjadi kumuh akibat banyaknya pedagang. Karena kumuh, hal itu mengganggu kenyamanan daerah wisata.

“Ini kan daerah larangan dagang. Saya dapat perintah dari Wali Kota Semarang untuk mengecek. Setelah saya cek ternyata memang jumlah pedagang banyak sekali. Maka kami berusaha menertibkan,” katanya.

“Untuk mencegah menjamur nya pedagang, dua hari sekali kami akan patroli di wilayah ini,” jelasnya.

Ia menuturkan beberapa tahun silam, pihaknya telah menertibkan pedagang di kawasan itu dan memindahkannya ke wilayah Genuk, namun mereka malah kembali ke tempat itu lagi.

“Sudah pernah saya tertibkan dan malah balik lagi. Ini parah sekali. Kami tidak mau kawasan wisata jadi kumuh,” tandas dia.

Seorang pedagang, Agus mengaku sebenarnya mengetahui bahwa kawasan itu merupakan kawasan larangan berdagang. “Dulu pernah dipindah ke Genuk tapi ternyata tempat itu sudah ada yang memiliki akhirnya kembali lagi ke sini,” katanya.

Dengan kondisi itu, kata dia, ia dan beberapa pedagang lain kembali ke tempat itu demi menyambung hidup.

“Kalau memang tidak boleh jualan di sini, ya berilah kami tempat yang layak,” harapnya.(HS)

Share This

Terlibat Cinta Segitiga, Warga Tembalang Dikeroyok 4 Orang

Bupati Kendal Tinjau Pembangunan Tanggul di Lanji dan Tanggul Rusak di Korowelang Kulon