in

Ketahuan Hendak Curi HP dan Pukuli Korban, Warga Sragen Ini Ditangkap Polres

Foto : Humas.polri.go.id

 

HALO SRAGEN – Satuan Reserse Kriminal Polres Sragen, menangkap Adhita Irsyad Prakosa alias Badrun, tersangka pelaku pencurian dan penganiayaan tetangganya, di kampung Bangunsari Kelurahan Sragen Kulon, Kecamatan Sragen Kota.

Kapolres Sragen AKBP Yuswanto Ardi, dalam keterangannya melalui Kanit Reserse Umum Sat Reskrim Ipda Setia Pramana, mengatakan penangkapan terhadap pelaku bermula dari laporan keluarga korban ke Mapolres Sragen.

Pihak korban mengaku telah dianiaya oleh seseorang, diduga akan melakukan pencurian, namun kepergok oleh pemilik rumah.

Peristiwa itu bermula saat salah satu keluarga Hariyanto, yakni Endang Tri Winarni, memergoki pelaku di kamarnya.

“Sontak Endang kala itu langsung berteriak maling..maling..hingga membuat pelaku panik. Pleaku kemudian memukuli korban Endang dengan kedua tangganya ke bagian muka hingga babak belur,“ kata Ipda Setia, seperti dirilis humas.polri.go.id.

Setelah memukuli korban, pelaku kemudian berusaha kabur, namun dicegat oleh korban Hariyanto di pintu kamar.

Seperti halnya kepada Endang, pelaku juga memukul secara membabi buta kepada Hariyanto, hingga muka dan tubuh korban babak belur. Pelaku juga menendang korban Haryanto hingga terpental.

“Aksi itu sebenarnya sempat mendapatkan perlawanan dari korban. Namun karena kedua korban sudah terluka, dan kelelahan, maka pelaku berhasil melarikan diri, “ tambah Ipda Setia.

Ipda Setia Pramana juga mengatakan, pelaku kabur melalui pintu garasi, di mana dia masuk sebelumnya.

Dari peristiwa itu, kemudian petugas melakukan penyelidikan, dan menangkap pelaku, yang notabene adalah tetangganya sendiri.

“Pelaku adalah residivis kasus pencurian. Dari laporan korban kepada petugas kepolisian pada 24 februari 2022 pukul 00.30 Wib, kemudian petugas berhasil menangkap pelaku dua jam setelah kejadian, yaitu pukul 02.00 Wib di rumahnya,“ ujarnya.

Ipda Setia Pramana juga mengatakan saat ini pelaku Adhita Irsyad Prakosa alias Badrun telah di tetapkan sebagai tersangka, dalam perkara pencurian dengan kekerasan, sebagaimana dimaksud pasal 365 Ayat (1) dan Ayat (2) Ke-1 E KHUP, dengan ancaman hukuman 12 tahun.

Selain menahan tersangka, petugas juga telah menyita barang bukti milik tersangka, di antaranya kaos oblong, celana kolor pendek warna hitam yang di gunakan tersangka saat kejadian.

Selain itu, petugas juga menyita barang bukti milik tersangka yakni sebuah cincin silver dengan batu akik hitam, yang digunakannya sebagai senjata memukuli korban, hingga mengalami robek pada bagian dahi Haryanto dan akibatnya, Hariyanto harus mendapatkan 6 jahitan.

Barang bukti lain yang diamankan petugas yakni handphone merk Oppo A3s merah milik korban Endang, yang sebelumnya berhasil dikuasai tersangka. (HS-08)

Gus Yaqut Upayakan Undang Grand Syeikh Al-Azhar dan Paus Fransiskus ke Indonesia

Polri Pastikan Stok Pangan Indonesia Cukup hingga Lebaran