in

Kesepakatan Tidak Lakukan Pengujian secara Berlebihan

Lucio Cecchinello/dok

HALO SEMARANG – Bos LCR Honda Lucio Cecchinello menyatakan antara tim dan Honda telah memiliki kesepakatan untuk tidak melakukan pengujian secara berlebihan.

Menurut Cecchinello, terlalu banyak pengujian bisa menyebabkan kebingungan dalam pengembangan.

’’Kami bersama dengan Honda mengerem antusiasme Alex Rins untuk mencoba elemen-elemen baru, agar tidak mengambil risiko. Kami tidak ingin membuat kesalahan dengan mengambil arah pengembangan tanpa memastikan bahwa itu benar,’’ kata Cecchinello seperti dikutip dari Motorsport.

Lucio menambahkan LCR dan Honda telah membuat batasan agar hanya ada dua sasis berbeda yang dicoba dalam satu waktu.

’’Ketika sasis evolusi tiba, Alex ingin menggunakannya di kedua motor. Namun, kami membuat program untuk terus menguji dua sasis yang berbeda dan memiliki ide yang lebih jelas,’’ ungkapnya.

Cecchinello juga menangkis keluhan Rins, yang merasa disia-siakan oleh Honda.

Dalam pandangan Rins, Honda telah membatasi keterlibatannya dalam pengembangan motor RC213V.

Sebelumnya, mantan pembalap Suzuki itu berkesempatan menggunakan sasis yang direncanakan untuk pembalap tim Repsol Honda, Marc Marquez, pada seri kedua MotoGP Argentina 2023.

Sasis ini berbeda dari yang dipakai Rins, sedangkan Marquez terpaksa absen dari lomba karena cedera.
Kesempatan membandingkan dua sasis yang berbeda membuat Rins berinisiatif untuk meminta sasis dengan spesifikasi lain.

Adalah sasis pada motor pembalap tim pabrikan Honda lain, yakni Joan Mir, yang menjadi permintaan Rins.

Permintaan Alex kemudian ditolak Honda.
Rins membuat kejutan dengan memenangi MotoGP Amerika 2023.

Kemenangan pada Grand Prix (GP) Amerika terlihat sebagai pembuktian Rins bahwa dia bisa diandalkan.

Meski demikian, bukan berarti keputusan Honda tidak mempercayai Rins adalah kesalahan. (HS-06)

Pantau Arus Mudik, Ganjar: Koordinasi dan Manajemen Mudik Berjalan Lancar

Bangun Performa Bagus, Tepikan Empat Besar