in

Kendala PTM Terbatas, Tidak Semua Guru Menguasai Teknologi Penunjang Pembelajaran

Ilustrasi simulasi pembelajaran tatap muka di Sragen. (Foto: Sragenkab.go.id)

 

HALO SEMARANG – Sepekan dilalui, Kegiatan Belajar Mengajar (KBM) secara tatap muka terbatas menuntut guru menjadi lebih fleksibel dan adaptif. Pasalnya, di garda terdepan guru wajib mengajar secara tatap muka juga jarak jauh.

“Guru mau tidak mau menyesuaikan kondisi teknologi, namun motoriknya lamban,” ungkap Wakil Kepala Bagian Sarana Prasarana SMA Negeri 5 Semarang, Siswandi kepada halosemarang.id, Rabu (8/9/2021).

Siswandi menyebut, meski saat simulasi pembelajaran tatap muka digelar beberapa waktu lalu berjalan tanpa kendala. Saat ini, nampak belum terampilnya guru mengoperasikan sejumlah alat penunjang pembelajaran.

“Saat uji coba lancar-lancar saja, hanya saja terdapat kendala yaitu karena hal baru bagi para guru, jadi belum seterampil yang diharapkan,” tuturnya.

Walau penyampaian materi terdapat kendala. Penguasaan materi oleh guru, menurutnya, tidak menjadi permasalahan yang serius.
Kendati demikian, telah menyiapkan tenaga muda untuk membantu para guru cepat beradaptasi pada teknologi pendukung proses pembelajaran.

“Ada mentor anak-anak muda yang bisa menguasai sudah kami sediakan. Jika ada guru yang belum menguasai, nantinya sambil belajar mandiri dengan rekan sesama guru,” ujarnya.

Terpisah, Sekretaris Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Provinsi Jateng, Suyanta mengakui jika ada banyak guru yang mengalami gagap teknologi saat proses pembelajaran secara tatap muka berlangsung. Hal itu nampak ketika pihaknya melakukan pemantauan di sejumlah sekolah.

“Pembelajarannya sudah bleendid learning. Terdapat kendala tidak semua guru mampu menggunakan alat,” ungkap Suyanta.

Kendati demikian, seiring PTM berlangsung, pihaknya bersama satuan pendidikan bersepakat menggelar pelatihan guna meningkatkan kemampuan guru mengoperasikan alat atau teknologi penunjang pembelajaran. “Kami mengarahkan untuk dilatih dulu,” paparnya.(HS)

Share This

Ganjar Pranowo Temani Para Buruh Di Magelang Saat Vaksinasi

Tanam Pohon Ganja Di Belakang Rumah, Pria Asal Kabupaten Semarang Ditangkap Polisi