in

Kendalikan Penularan DBD, Dinkes Kota Pekalongan Lakukan Fogging Fokus

Petugas melakukan fogging di Kota Pekalongan. (Foto : pekalongankota.go.id)

 

HALO PEKALONGAN – Dinas Kesehatan Kota Pekalongan, berupaya mencegah penyebaran demam berdarah dengue (DBD), dengan melaksanakan fogging massal di daerah endemis dan fogging fokus di lingkungan yang terdapat kasus DBD.

“Kami lakukan fogging fokus, pada lingkungan di mana ditemukan penderita DBD, untuk mengantisipasi supaya penularannya bisa dikendalikan. Kita melakukan fogging fokus, di sekitar rumah penderita DBD,” kata dia, seperti dirilis pekalongankota.go.id.

Budiyanto mengatakan, fogging massal dilaksanakan di daerah endemis, yakni daerah yang setiap tahun pasti ditemukan kasus DBD.

“Beberapa upaya kita lakukan, untuk mengantisipasi peningkatan kasus yang lebih tinggi, dengan melakukan fogging massal di daerah endemis, daerah yang setiap tahun pasti ada kasus DBD. Misalnya tahun ini ada, dan tahun berikutnya ada, itu kita masukkan di wilayah endemis,” terang Budiyanto.

Fogging massal dilakukan di 16 wilayah kelurahan endemis, yakni wilayah Pekalongan utara di kelurahan Panjang Wetan, Krapyak, Degayu, Padukuhan Kraton.

Kegiatan serupa juga dilaksanakan di wilayah Pekalongan timur, yakni di kelurahan Kali Baros, Setono, Noyontaansari, Kauman.

Untuk wilayah Pekalongan barat, fogging massal dilaksanakan di kelurahan Medono, Bendan Kergon, Tirto, Pringrejo. Adapun untuk wilayah Pekalongan selatan, di kelurahan Buaran Kradenan, Banyuurip, Kuripan Kertoharjo, dan Kuripan Yosorejo.

Dia juga menjelaskan, kondisi cuaca mempengaruhi banyaknya perkembangan nyamuk Aedes aegypti, pembawa virus demam berdarah dengue (DBD).

“Kondisi cuaca sangat mempengaruhi banyaknya perkembangbiakan nyamuk pembawa virus DBD, hampir di seluruh daerah meningkat, termasuk di kota Pekalongan,” katanya. (HS-08)

PIH Mina Rejomulyo Kurang Diminati sebagai Sentral Bisnis Perikanan, Ini Saran Dewan

BPS Kota Pekalongan Finishing Data Sensus Penduduk 2020 Lanjutan