in

Kendal Masuki Level 3, Ini Yang Harus Diperhatikan

Peta penyebaran Covid-19 di Kabupaten Kendal, Sumber data Dinkes Kendal, Selasa (22/2/2022)

HALO KENDAL – Berdasarkan Imendagri Nomor 12 Tahun 2022, Kabupaten Kendal masuk dalam katagori Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM) Level 3, sejak hari ini Rabu (23/2/2022).

Beberapa aturan yang harus diperhatikan dan dilaksanakan oleh masyarakat, yakni pelaksanaan pembelajaran di satuan pendidikan dapat dilakukan melalui pembelajaran tatap muka terbatas dan/atau pembelajaran jarak jauh.

Kemudian, Sektor Non Esensial dilakukan 50 persen dengan work from office (WFO) bagi pegawai Aparatur Sipil Negara (ASN).

Selanjutnya, bagi yang sudah divaksin dan wajib menggunakan aplikasi Peduli Lindungi pada pintu masuk dan keluar tempat kerja.

Sementara untuk sektor Kritikal (Kesehatan, keamanan, penanganan bencana, dil) dapat beroprasi 100 persen, dengan protokol kesehatan yang ketat.

Untuk sektor Esensial, pemberlakukan WFO 50 persen diterapkan kepada tugas yang berkaitan dengan pelayanan kepada masyarakat. Sedangkan untuk WFO 25 persen berlaku bagi administrasi perkantoran. Kemudian 50 persen untuk sektor pemerintah yang memberikan pelayanan publik, 75 persen fasilitas produksi/pabrik, 75 persen WFO untuk pelayanan administrasi perkantoran, industri dan orientasi eksport.

Untuk operasional Supermarket, toko kelontong, kapasitas 60 persen dengan jam operasional sampai dengan pukul 21.00 WIB dan untuk pasar rakyat dengan kapasitas 60 persen dibatasi hingga pukul 20.00 WIB.

Untuk Bengkel, Barbershop, Agen Voucher, dan lain-lain di Izinkan buka hingga pukul 21.00 WIB dan rumah makan, restoran dan kafe dengan kapasitas 60 persen, buka mulai pukul 18.00 hingga 21.00 WIB.
Sedangkan pusat perbelanjaan, kapasitas juga 60 persen, buka hingga pukul 21.00 WIB. Dengan ketentuan pasie Anak tahun didampingi orangtua, Wajib menggunakan aplikasi Peduli Lindungi.

Berdasarkan data dari Dinas Kesehatan Kabupaten Kendal, Selasa (22/2/2022) penyebaran Covid-19 di Kabupaten Kendal sebanyak 2.230 kasus, dengan tingkat penyebaran sebanyak 44.

Plt Kepala Dinas Kesehatan Kabupaten Kendal, Parno mengatakan, berdasarkan Imendagri Kabupaten Kendal No. 12 tahun 2022, Kabupaten Kendal saat ini berada di Level 3 PPKM.

“Perhari ini Kabupaten Kendal sudah level tiga. Namun masyarakat tidak perlu gelisah, bingung, takut. Insyaallah

sesuai Imendagri yang di evaluasi setiap 14 hari,” ujarnya.

Meski keadaan di Kabupaten Kendal yang meningkat namun masih aman. Karena varian omicron ini beda dengan varian delta.

“Ini memang oenyebarannya cepat tetapi untuk tingkat bahayanya, Insya-Allah tidak begitu bahaya. Saya minta ketenangan pelopor di masing-masing wilayah,” pungkas Plt Dinkes. (HS).

Pengurus FKUB Kabupaten Kendal 2022-2026 Dikukuhkan

Satpol PP Semarang Robohkan Lapak PKL yang Terdampak Pelebaran Jalan di Mijen