Kemensos Siapkan Rp 12 Trliun Untuk Bansos Tunai 2021

Mensos Juliari P Batubara dalam kunjungan kerjanya di Jawa Tengah, Jumat (21/11). (Foto: setkab.go.id)

 

HALO SEMARANG – Kementerian Sosial (Kemensos) menyiapkan anggaran Rp 12 Triliun untuk Program Bantuan Sosial (Bansos) Tunai 2021. Adapun untuk penerimanya, perlu divalidasi ulang, agar penerimanya adalah keluarga yang belum pernah mendapat bantuan tersebut.

Permintaan ini disampaikan Menteri Sosial (Mensos) Juliari P Batubara, sebagaimana disampaikan laman setkab.go.id, Minggu (22/11).

Menurut Juliari, program pemberian bansos tunai tahun anggaran 2021 ini, untuk memberikan kesempatan kepada keluarga penerima manfaat (KPM) yang belum menerima bansos tunai.

“Untuk penerima bansos tunai, saya minta dilakukan validasi ulang, agar penerimanya tidak orang yang itu-itu saja. Masih banyak yang membutuhkan,” ujar

Dia juga mengatakan program bansos tunai 2021 bertujuan menjaga pemulihan ekonomi nasional untuk 10 juta keluarga penerima manfaat (KPM) di 34 provinsi.

Selain bansos tunai, program bansos pangan program sembako juga diperpanjang untuk 18,8 juta KPM, dengan anggaran yang disiapkan sebesar Rp 45,12 triliun.

Keputusan memperpanjang ini, merupakan bentuk kehadiran pemerintah untuk membantu masyarakat kurang mampu memenuhi kebutuhan hidupnya selama masa pandemi Covid-19 ini.

“Saya sebagai Mensos senantiasa berjuang dan selalu berusaha agar para penerima bantuan pada masa pandemi ini tidak bertambah susah karena terkena dampak Covid -19,” ujar Mensos.

Lebih lanjut, Juliari menyampaikan pesan kepada masyarakat yang belum pernah mendapatkan bansos, khususnya yang terdampak Covid -19 dapat mengajukan diri ke pemerintah daerah untuk dilakukan pendataan terlebih dahulu. “Apabila ada yang merasa belum pernah dapat apa-apa (bansos) sama sekali datang ke dinas sosial atau kantor kecamatan seperti ini, sampaikan,” ujarnya.

Dengan adanya peran aktif masyarakat yang membutuhkan bantuan sosial untuk melaporkan diri ke petugas daerah, imbuhnya, maka bantuan bisa diberikan sesuai dengan kriteria dari pendataan yang dilakukan. “Insyaallah melalui pemerintah daerah kita bisa memberikan bantuan, nanti tinggal dilihat saja bentuknya apakah tunai, apakah barang, apakah nontunai nanti akan disesuaikan,” kata Mensos Juliari P Batubara. (HS-08)

Pembaca lain, menyukai ini

Komen yang ditutup, tetapi jejak balik dan ping balik terbuka.