in

Kemenkominfo Tunda ASO, DPRD Kendal Minta Pemerintah Beri Bantuan Set Top Box

Ketua Komisi A DPRD Kabupaten Kendal, Munawir.

 

HALO KENDAL – Kementerian Komunikasi dan Informatika (Kemenkominfo) mengumumkan penundaan Tahap I Analog Switch Off (ASO) atau migrasi dari televisi analog ke digital, setelah melakukan berbagai evaluasi.

Tahap ini semula akan dimulai pada 17 Agustus 2021 sesuai Permenkominfo Nomor 6 Tahun 2021, tentang Penyelenggaraan Penyiaran. Namun rencana itu kini batal dilaksanakan dan akan dijadwalkan ulang.

Sebagai gantinya, pihak Kominfo mengatakan akan melakukan penjadwalan ulang bersama dengan tahapan ASO berikutnya.

Karena ada beberapa pertimbangan yang harus dikaji ulang, Kemenkominfo mengumumkan pembatalan tanggal pelaksanaan migrasi TV Digital atau ASO tahap satu.

Ketua Komisi A DPRD Kabupaten Kendal yang juga mitra kerja dari Dinas Kominfo Kendal, Munawir angkat bicara.

Dirinya mengingatkan, jika nanti sampai terjadi migrasi di wilayah Jawa, khususnya Kabupaten Kendal, maka pemerintah harus bertanggung jawab memberikan bantuan Set Top Box (STB), atau alat semacam conventer yang bisa menerima siaran tv digital, terutama pada warga kurang mampu seperti masyarakat pedesaan.

“Apalagi warga di pedesaan, yang rata-rata masih menggunakan TV tabung. Sehingga mereka tidak bisa menerima siaran digital,” ujarnya.

Namun, lanjut Munawir, bagi masyarakat kelas menegah ke atas, jelas saat ini sudah banyak yang menggunakan TV digital yang sudah model HD LED.

“Pemerintah jelas harus membantu, khususnya bagi masyarakat yang kurang mampu. Sebab untuk makan saja, mereka sudah susah, apalagi suruh beli Set Top Bok tambah susah,” tandas Munawir.

Sebelumnya, Plt Direktur Jenderal Penyelenggaraan Pos dan Informatika (PPI), Kemenkominfo, Ismail dalam Konferensi Pers mengatakan, penyesuaian jadwal tersebut mempertimbangkan beberapa hal.

Terutama fokus pemerintah dan seluruh elemen masyarakat saat ini pada penanganan dan pemulihan kondisi pandemi Covid-19.

“Saya mewakili Kementerian Kominfo ingin menyampaikan bahwa rencana ASO yang tadinya direncanakan tahap satu pada 17 Agustus 2021, tidak jadi dilaksanakan pada tanggal tersebut. Tanggal pastinya akan diumumkan segera setelah peraturan menteri dilakukan revisi dan ditandatangani oleh Bapak Menteri,” ungkap Ismail.

Pertimbangan lainnya, lanjut Ismail, hasil evaluasi terhadap berbagai kesiapan teknis para pemangku kepentingan stakeholder terkait untuk melakukan migrasi ke siaran televisi digital masih memerlukan tahapan-tahapan persiapan lebih lanjut.

“Kami juga menerima banyak masukan dari berbagai elemen publik dan masyarakat yang menyarankan agar proses ASO tahap pertama ini tidak dilakukan pada tanggal 17 Agustus 2021,” imbuhnya.(HS)

Share This

Puluhan Nelayan Di Kendal Rela Menunggu Sejak Subuh Untuk Mendapatkan Solar

Ganjar ke Pati, Beri Kejutan ke Penjual Roti Ini