Kemendagri Nilai Provinsi Jateng Paling Inovatif se-Indonesia

Menteri Dalam Negeri Muhammad Tito Karnavian menyerahkan penghargaan kepada Plh Sekretaris Daerah Jawa Tengah Prasetyo Aribowo, mewakili Gubernur Jawa Tengah Ganjar Pranowo, pada malam puncak IGA, di The Sultan Hotel and Residence, Jumat (18/12) (Foto : Jatengprov.go.id)

 

HALO SEMARANG – Pemerintah Provinsi Jawa Tengah, meraih penghargaan kategori Provinsi Terinovatif dalam Innovative Government Award (IGA) 2020, dalam penilaian oleh Kementerian Dalam Negeri (Kemendagri) RI.

Penghargaan diberikan Menteri Dalam Negeri RI, Muhammad Tito Karnavian kepada Gubernur Jawa Tengah Ganjar Pranowo, diwakili Plh Sekretaris Daerah Jawa Tengah Prasetyo Aribowo, pada malam puncak IGA, di The Sultan Hotel and Residence, Jumat (18/12), dengan penerapan protokol kesehatan ketat.

Dua daerah di Jawa Tengah, juga mendapat penghargaan sebagai Kabupaten Terinovatif, yakni Wonogiri dan Temanggung.

Menteri Dalam Negeri, Muhammad Tito Karnavian, menyampaikan IGA merupakan kegiatan tahunan, sebagai bentuk penilaian dan apresiasi Pemerintah Pusat, terhadap semangat dan keberhasilan pemerintah daerah, dalam penyelengaraan pemerintahan daerah dengan cara-cara inovatif.

Selain menerima penghargaan, pemerintah daerah terinovatif juga mendapatkan dana insentif daerah. “Pemerintah daerah harus melakukan inovasi daerah, dalam penyelenggaraan pemerintahan daerahnya. Kemudian Pemerintah Pusat akan melakukan penilaian dan pemberian penghargaan terhadap inovasi yang telah dilakukan pemerintah daerah,” papar Tito.

Ditambahkan, melalui penilaian dan penghargaan IGA, diharapkan dapat mendorong dan memotivasi pemerintah daerah, untuk terus melakukan inovasi daerah.

Khususnya di bidang peningkatan layanan publik, tata kelola pemerintahan, dan pembangunan di daerah.

“Dengan demikian, publik semakin dilayani dengan tepat dan efisien oleh pemda. Dalam masa otda (otonomi daerah), sudah sewajarnya bahwa inovasi merupakan kata kunci penting bagi pemda,” kata Mendagri.

Lebih lanjut, Tito berpesan agar dalam menggelar pemerintahan, pemda selalu terampil dalam mengharmonisasikan bauran antara garis kebijakan pemerintah pusat, dengan inisiatif daerah. Dengan demikian, efek dari inisiatif daerah, akan selalu selaras dengan kebijakan dari pemerintah pusat.

“Dalam inovasinya, sudah tentu pemda pun harus memperhatikan harmonisasi tersebut,” kata Mendagri.

Sementara Ketua Penyelenggara IGA 2020, Agus Fatoni, menjelaskan proses penilaian penentuan pemenang penghargaan tersebut melibatkan tim penilai dari berbagai instansi, akademisi, dan tokoh/ pakar inovasi daerah.

“Tahapan penilaian yang sangat ketat, berlangsung dari Mei tahun 2020. Tahapan penilaian tahap akhir, berupa presentasi kepala daerah dilaksanakan pada 4 sampai 5 November 2020 secara virtual. Hal tersebut meliputi penjaringan, pengukuran indeks, presentasi, dan validasi serta penghargaan,” kata Agus.

Pada tahun ini ada sebanyak 17.779 inovasi pemda yang dinilai. Meningkat lebih dari dua kali lipat dari 2019 lalu, yang hanya sebanyak 8.016 inovasi.

“Tingkat partisipasi memang naik dua kali lipat dari tahun sebelumnya,” tandasnya. (HS-08)

Pembaca lain, menyukai ini

Komen yang ditutup, tetapi jejak balik dan ping balik terbuka.