in

Kemenag Dorong Dibentuknya FKUB Pusat

Gelaran Ngombe Teh Tubruk (Ngobrol Bebas demi Tegal Harmonis, Tegal Guyub Rukun) di kota Tegal, Jawa Tengah. (Foto : Kemenag.go.id)

 

HALO TEGAL – Kementerian Agama mendorong dibentuknya Forum Kerukunan Umat Beragama (FKUB) di tingkat Nasional, demi meningkatkan peran pemberdayaan umat beragama untuk kerukunan dan persatuan di Indonesia.

Hal ini disampaikan Sekjen Kemenag Nizar, dalam gelaran  Ngombe Teh Tubruk (Ngobrol Bebas demi Tegal Harmonis, Tegal Guyub Rukun) di kota Tegal, Jawa Tengah.

Forum ini dihadiri Kepala Kanwil Kemenag Jawa Tengah Mustain Ahmad, Kepala Kantor Kemenag Kota Tegal Akhmad Farkhan, serta tokoh lintas agama, Kamis (23/9).

“Kami merasa terbantu dengan keberadaan FKUB, dalam memelihara, merawat dan menjaga kerukunan antarumat bergama. Dalam waktu dekat ini, Kementerian Agama akan mengusulkan dibentuknya FKUB tingkat pusat,” kata Nizar, seperti dirilis Kemenag.go.id.

Pembentukan FKUB di tingkat pusat ini, diperlukan karena tantangan keberagamaan dan kerukunan akan semakin komplek. “FKUB merupakan mitra strategis Kementerian Agama, dalam pemberdayaan umat beragama,” sambungnya.

Sekjen berharap FKUB di sejumlah daerah di Indonesia dapat terus berinovasi lewat even-even yang bertujuan untuk terus merawat dan menjaga kerukunan umat beragama di Indonesia agar menjadi panutan bagi generasi mendatang.

“Indonesia saja sudah moderat apalagi penduduknya. Bangsa ini berdiri tegak atas komitmen dan perjuangan dari seluruh umat beragama,” tandas Sekjen.

Gelaran Ngombe Teh Tubruk (Ngobrol Bebas demi Tegal Harmonis, Tegal Guyub Rukun) di Kota Tegal, Jawa Tengah ini merupakan inisiasi FKUB Kota Tegal dan Kemenag Kota Tegal.

Rangkaian Ngombe Teh Tubruk diawali dengan teaterikal yang diperankan masyarakat Kota Tegal, berisi pesan Kota Tegal hidup rukun dalam toleransi antarumat beragama yang sudah berlangsung sejak lama. (HS-08)

Share This

Rumah Artefak Blora Kembali Dibuka, Pengunjung Berfoto Bersama Patung Homo Erectus

Disdag: Lapak Pedagang Diundi Secara Online, 25 September Pedagang Johar Bisa Pindahan