in

Kemas Ulang Minyak Goreng Subsidi, Pengusaha Ditangkap Polisi

Foto : Tribratanews.polri.go.id

 

HALO SEMARANG – Polri mengungkap akal-akalan sejumlah pengusaha yang ingin mendapat untung lebih, di tengah persoalan kelangkaan minyak goreng.

Upaya membongkar kecurangan itu, antara lain dilakukan jajaran Polda Banten, yang beberapa waktu lalu mengungkap kecurangan sebuah perusahaan di Kecamatan Tirtayasa, Kabupaten Serang.

Di perusahaan itu, polisi mendapati adanya praktik pengemasan minyak goreng curah bersubsidi. Minyak goreng yang sudah dikemas dengan merek “Laban” itu kemudian dijual dengan harga non subsidi, yakni Rp 20.000 per liter.

Selain di Banten, polisi juga mengungkap modus yang sama, oleh pelaku inisial H (32), warga Kabupaten Murung Raya (Mura), Kalimantan Tengah. Pelaku pun ditangkap pada 30 Maret 2022 lalu di Jalan Kolonel Untung Surapati Puruk Cahu.

Motif pelaku H berlaku curang itu demi mendapatkan keuntungan lebih banyak dengan memanfaatkan kondisi mahalnya harga minyak goreng sekarang.

Kapolres Murung Raya, AKBP I Gede Putu Widyana, Jumat (1/4/22) seperti dirilis Tribratanews.polri.go.id, mengatakan pihaknya menyita barang bukti, yaitu minyak goreng curah sebanyak 2.678 liter atau 2,6 ton yang sudah berada dalam beberapa kemasan.

Kapolres didampingi Kepala Disperindagkop UKM Murung Raya, Nyarutono Tunjan dan Kasat Reskrim Polres Murung Raya AKP Deni Langie, mengatakan minyak goreng curah tersebut dikemas dan diberi label dengan merk “Toko Surya Mas Minyak Goreng Kunci Mas” dan dijual dengan harga Rp 26 ribu per liter.

Dari hasil pemeriksaan terhadap tersangka H, Kapolres juga mengatakan aksi menyulap minyak goreng curah ke kemasan tersebut dilakukannya sejak Februari 2022 lalu dan dijual dari rumah ke rumah.

Pelaku mendapatkan minyak goreng curah dengan membeli dari Banjarmasin, Kalimantan Selatan, dan untuk meyakinkan pembeli, tersangka menamai produknya berasal dari merk terkenal.

Polri akan terus memantau ke lapangan untuk dapat mengungkap para pelaku yang curang mengubah minyak curah jadi minyak kemasan. (HS-08)

Demi Urusan Perut, Pedagang Akhirnya Nekat Berjualan di eks Pasar Weleri yang Terbakar

Gandeng Kominfo, Polri Blokir Akun Youtube Saifuddin Ibrahim