in

Kemarau Basah, BPBD Jateng: Jumlah Kekeringan Turun

Foto ilustrasi proses penyaluran air bersih di Desa Pakis, Kecamatan Kradenan, Kabupaten Grobogan, Selasa (24/9/2019).

 

HALO SEMARANG – Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Provinsi Jawa Tengah (Jateng) menyebut hingga Agustus 2021 terdapat 24 desa di 15 kecamatan dilanda kekeringan yang tersebar di tujuh kabupaten.

Kepala Bidang Penanganan Darurat BPBD Provinsi Jateng, Dikki Ruli Perkasa mengatakan, secara umum kasus kekeringan di Jateng tahun ini mengalami penurunan dari tahun sebelumnya.

Menurutnya, kondisi itu dikarenakan faktor kemarau basah yang melanda sejumlah wilayah di Jateng. Kemarau basah itu menyebabkan sejumlah daerah masih diguyur hujan dengan intensitas cukup tinggi.

“Dibanding tahun lalu, jumlah daerah yang terdampak kekeringan turun drastis. Pada tahun lalu terdapat sekitar 380 desa di 117 kecamatan yang tersebar di 21 kabupaten yang mengalami kekeringan. Tahun ini sekitar 24 desa di 15 kecamatan di tujuh kabupaten. Ini disebabkan adanya kemarau basah,” kata Dikki, Selasa (24/8/2021).

Kendati demikian, Dikki mengungkapkan, untuk memenuhi kebutuhan air bagi warga desa yang terimbas kekeringan, pendistribusian air bersih akan tetap dilakukan.

Lebih lanjut, ia menyebutkan, hingga bulan Agustus ini sudah terdapat sekitar 68 tangki dengan muatan 334.000 liter air yang disalurkan ke daerah yang dilanda kekeringan. Ia mengklaim, distribusi air tersebut mampu memenuhi kebutuhan 13.244 warga di 24 desa yang mengalami kekeringan.

“Saat puncak musim kemarau tahun lalu, kita mendistribusikan sekitar 4.636 tangki air bersih di 380 desa. Pada tahun ini jumlahnya berkurang drastis. Semoga semakin sedikit warga yang terdampak kekeringan di Jateng,” ungkap Dikki.

Melansir data BPBD Provinsi Jateng, sejumlah desa yang dilanda kekeringan di antaranya, Desa Bojong di Kecamatan Kawunganten, Kabupaten Cilacap, Desa Krendowahono di Kecamatan Gondangrejo, Kabupaten Karanganyar.

Kemudian Desa Losari di Kecamatan Tlogomulyo, Kabupaten Temanggung, Desa Sumberejo di Kecamatan Mertoyudan, Kabupaten Magelang, Desa Tirtomulyo di Kecamatan Plantungan, Kabupaten Kendal, Desa Clering, dan Sumberejo di Kecamatan Donorojo, Kabupaten Jepara, dan Kedung Jambal di Kecamatan Tawangsari, Kabupaten Sukoharjo.(HS)

Share This

Ketua Komisi E DPRD Jateng Desak Pemerintah Gelar Pembelajaran Tatap Muka

Pemain Kumpul Jelang Liga 1, PS Sleman Langsung Persiapan di Jakarta