in

Kelurahan Tegalsari Jadi Sasaran Kegiatan TMMD Sengkuyung di Kota Tegal

Pembukaan TMMD Sengkuyung Tahap III Tahun Anggaran 2021, di pendopo Ki Gede Sebayu Kota Tegal. (Foto : Tegalkota.go.id)

 

HALO TEGAL – Sejumlah kegiatan fisik akan dibangun di Kelurahan Tegalsari, Kecamatan Tegal Barat, Kota Tegal, yang menjadi sasaran TNI Manunggal Membangun Desa (TMMD) Sengkuyung Tahap III Tahun Anggaran 2021, yang digelar Kodim 0712/Tegal.

Hal itu disampaikan Perwira Pelaksana TMMD Sengkuyung Tahap III tahun 2021, di wilayah Kodim 0712/Tegal, Kapten Inf Shokib Setyadi, dalam pembukaan TMMD Sengkuyung Tahap III Tahun Anggaran 2021, di pendopo Ki Gede Sebayu Kota Tegal.

Dia mengatakan kegiatan TMMD Tahap III ini, dilatarbelakangi adanya saluran air yang belum permanen di Kelurahan Tegalsari Kecamatan Tegal Barat Kota Tegal dan terbatasnya swadaya masyarakat.

“Adapun kegiatan fisik yang menjadi sasaran pokok, adalah pemasangan u-ditch saluran panjang 1,10 meter, lebar 0,30 meter, tinggi 0,50 meter sepanjang 108 meter” ujar Shokib, seperti diirlis Tegalkota.go.id.

Selain itu juga ada pemasangan paving panjang 6,6 meter, lebar 2.5 meter serta pemasangan paving ukuran panjang 148,6 meter, dan lebar 1.5 meter.

Sedangkan sasaran non fisik yakni penyuluhan bela negara dan wawasan kebangsaan dan bela negara serta penyuluhan protokol kesehatan, penyuluhan pencegahan stunting pada anak, penyuluhan kenakalan remaja dan narkoba serta penyuluhan KB kesehatan dan posyandu.

Sementara itu pra TMMD dimulai tanggal 5 sampai 14 September 2021 dan waktu pelaksanaan TMMD tanggal 15 September sampai dengan 14 Oktober 2021. TMMD Sengkuyung tahap III 2021 menelan dana sekitar 455 juta rupiah.

Turut hadir dalam kegiatan tersebut Wali Kota Tegal H. Dedy Yon Supriyono, SE.M.M, Pasi Intel Kodim 0712/Tegal Kapten Inf Radiyono, Kapolres Tegal Kota, AKBP Rahmad Hidayat,S.S serta jajaran Forkompinda dan OPD Pemkot Tegal. (HS-08)

Share This

TMMD Reguler di Batang, Sejumlah Proyek Fisik Bakal Dibangun

Produksi Beras di Brebes Meningkat Signifikan, Mayoritas Dijual Keluar Daerah