Kelola Sampah dari Desa, Bank Jateng Serahkan Bantuan 20 Kendaraan Roda Dua ke Pemkab Karanganyar

Penyerahan bantuan CSR Bank Jateng berupa 20 kendaraan roda tiga untuk mengangkut sampah, dari Bupati Karanganyar Juliyatmono untuk 20 desa di Karanganyar, baru-baru ini.

 

HALO BISNIS – Sebanyak 20 kendaraan roda tiga untuk mengangkut sampah, diserahkan Bupati Karanganyar Juliyatmono untuk 20 desa di Karanganyar.

Sumbangan tersebut berasal dari program Corporate Social Responsibility (CSR) Bank Jateng.

Penyerahan dilakukan Pemimpin Bank Jateng Kantor Cabang Koordinator Surakarta, Djaka Nur Sahid dan disaksikan Gubernur Jawa Tengah, Ganjar Pranowo baru-baru ini.

Ganjar Pranowo dalam sambutannya mengatakan, pengelolaan sampah harus selesai dan tuntas di tingkat desa, karena semakin sedikit sampah yang dikirim ke TPA (Tempat Pembuangan Akhir) akan semakin memudahkan pengelolaan.

“Sebab itu akan menjadikan TPA tidak menakutkan dengan tumpukan gunungan sampah. Saya angkat topi dengan konsep pengelolaan sampah sejak di desa, karena sedikit banyak akan mengatasi problem sampah yang memang sudah mendunia,” jelasnya.

Dijelaskan oleh Ganjar, program pengelolaan sampah memang harus selesai di level desa, sehingga bukan lagi menjadi problem pemerintah. Termasuk sampah alat kesehatan, masker yang kini menumpuk dengan adanya Covid-19.

“Maka sampah harus dikelola dengan baik, masker harus dihancurkan agar tidak diambil orang dan dijual lagi. Termasuk sampah APD yang harus dimusnahkan,” terangnya.

Ganjar juga berpesan soal Covid-19 yang masih menjadi ancaman bagi kehidupan di seluruh negara di dunia.

“Pemerintah akan berusaha agar Covid tidak semakin meningkat, tentu saja dengan dukungan warga secara berdisiplin memakai masker, rajin cuci tangan, dan jangan berkerumun dulu termasuk hajatan,” ungkapnya.

Di samping penanganan Covid-19, yang akan didorong pemerintah adalah pertumbuhan ekonomi. Triwulan ketiga dan keempat ini diharapkan ada percepatan serapan anggaran, agar daya beli masyarakat makin besar.

Sementara itu Bupati Karanganyar, Juliyatmono mengatakan, di Karanganyar ada 177 desa, sehingga jika bantuannya hanya 20 buah kendaraan roda tiga, masih kurang. Tahun depan diharapkan akan ditambah lagi sehingga setiap desa kebagian.

“Sampah bisa selesai di tingkat desa dan TPA akan disulap menjadi taman yang indah. Karena itu saya berharap BUMDes bisa mengelola sampah organik, dan tidak lagi menjadi problem,” ungkap Bupati.

Di kesepatan yang sama, Pemimpin Bank Jateng Kantor Cabang Karanganyar, Sigit Nurbiyanto mengatakan, bantuan itu total senilai Rp 540.000.000.

“Ini didasarkan pada permohonan Pemerintah Kabupaten Karanganyar ke Bank Jateng, dalam rangka mendukung Program kerja Dinas Lingkungan Hidup sampah tuntas di desa,” jelasnya.(HS)

Pembaca lain, menyukai ini

Komen yang ditutup, tetapi jejak balik dan ping balik terbuka.