in

Kehilangan Kepercayaan Diri

Paco Sanchez/dok

HALO SPORT – Paco Sanchez, manajer Joan Mir, ikut prihatin dengan nasib pembalap tim Repsol Honda itu.

Mir, juara dunia MotoGP 2020, belum menunjukkan performa yang menggembirakan di awal musim ini.

Dia baru mengemas lima poin dan berada di posisi ke-21 dalam klasemen sementara.

Sanchez mengakui musim ini menjadi tahun yang paling sulit bagi Joan.

Mir kehilangan kepercayaan diri lantaran tidak bisa kompetitif di lintasan.

’’Dia tidak mendapatkan hasil seperti yang diinginkannya,’’ tutur Paco seperti dilansir dari Motosan.

Menurut Sanchez, masalah utama kliennya adalah pada rasa nyaman dalam mengendarai motornya.

Dia lantas membandingkan posisi Mir dengan tandemnya, Marc Marquez.

Marquez sudah begitu mengenal motor Honda sehingga tidak mengalami kesulitan.

Sementara Joan belum memiliki pengetahuan seluas itu.

’’Marc telah menggunakannya selama bertahun-tahun dan tahu di mana dia bisa mengambil risiko. Sebaliknya, Joan belum memiliki pengetahuan untuk mencapai batas itu. Ketika dia mencoba, dia jatuh,’’ paparnya.

Waktu tes yang kurang juga menjadi masalah buat Mir.

Padahal, mereka perlu menguji berbagai hal untuk tampil lebih baik di sirkuit.

’’Ada banyak tekanan dan itu menyulitkan,’’ tandas Sanchez.

Joan, mantan pembalap Suzuki, bakal mencoba lagi pada Grand Prix (GP) Italia di Sirkuit Mugello, 9-11 Juni 2023. (HS-06)

Gelar Juara yang Bisa Mengubah Status

Fokus Taklukkan Rival Tersulit