Kehilangan Kedua Tangan, Semangat Alfian Tetap Menyala

Alfian Fahrul Nabilia, pelajar 18 tahun di Klaten yang kedua tangannya terpaksa diamputasi akibat kecelakaan, menggunakan laptop dengan memanfaatkan jari-jari kakinya. (Foto : Klatenkab.go.id)

 

HALO KLATEN – Semangat seorang Alfian Fahrul Nabilia, pelajar 18 tahun yang kedua tangannya terpaksa diamputasi akibat kecelakaan semasa mengikuti praktik kerja lapangan, pantas diacungi jempol.

Kehilangan kedua tangannya, tak menjadikan pelajar kelas 12 SMK 1 Jogonalan Klaten itu patah arang. Dia terus bangkit mengatasi keterbatasannya.

Kedua kakinya, kini menjadi kekuatan baru. Bahkan kini jari-jari kaki itu, mulai lincah memainkan keyboard laptop miliknya.

Tak canggung, Alfian yang menggenakan kaos putih dan celana panjang olahraga itu, menggerakkan tuts laptop dengan jari kakinya. Duduk di atas kursi kayu teras rumah, Alfian mulai biasa menggunakan laptop untuk menyelesaikan tugas sekolah.

Alfian mengaku ingin melanjutkan kuliah. “Saat ini saya sudah mendaftar di Universitas Diponegoro dan Universitas Negeri Yogyakarta. Sekarang masih tahap seleksi,” kata Alfian, belum lama ini, seperti dirilis Klatenkab.go.id.

Ketika berkunjung ke rumah anak itu, di Dukuh Dalem RT 02/02 Sawit Gantiwarno, Klaten (19/03) lalu, Bupati Klaten Sri Mulyani juga telah memastikan Alfian terdaftar dalam program bantuan sosial.

“Sudah dinyatakan oleh orang tua Alfian, bahwa keluarga ini terdaftar dalam program Bantuan Pangan Non Tunai (BPNT), termasuk Kartu Indonesia Sehat (KIS) dan Kartu Indonesia Pintar (KIP). Semoga program ini meringankan beban keluarga,” kata Bupati Sri Mulyani.

Bupati Klaten sambil menyerahkan santunan uang, berharap Alfian tetap semangat belajar termasuk untuk kuliah ke jenjang yang lebih tinggi.

Terkait kebutuhan tangan robotik untuk membantu aktivitas Alfian, pemerintah akan terus membantu dan mempermudah pengadaan nya. (HS-08)

Pembaca lain, menyukai ini

Komen yang ditutup, tetapi jejak balik dan ping balik terbuka.