Kecewa Dovi Gagal Kampiun MotoGP

Paolo Ciabatti/dok.

 

HALO SPORT – Paolo Cabatti, direktur olahraga Ducati, masih kecewa dengan kegagalan Andrea Dovizioso yang tak mampu memenangi gelar juara dunia MotoGP 2020.

MotoGP musim ini sejatinya menjadi momentum emas Ducati khususnya bagi Dovi untuk meraih gelar juara dunia pertamanya di kelas tertinggi.

Dovi selalu berada di belakang Marc Marquez sejak 2017. Namun, Marquez gagal melanjutkan dominasinya setelah mengalami kecelakaan fatal pada seri perdana MotoGP 2020 di Sirkuit Jerez, Spanyol.

Absennya Marc ternyata tak mampu dimanfaatkan Dovi. Performa pembalap berkebangsaan Italia itu justru mengalami pasang surut saat melaju bersama kuda besinya, Desmosedici GP20.

Dovi hanya mengumpulkan dua podium dengan satu kemenangan yang membuatnya menempati peringkat keempat dalam klasemen akhir. Hasil itu membuat Ciabatti terpukul.

Sebab, rider berusia 34 tahun itu gagal memanfaatkan momen absennya Marquez. Ciabatti menilai jalannya MotoGP 2020 tidak seperti yang diharapkan timnya.

β€˜β€™Kami tak menyangka Andrea tidak mampu menjadi nomor satu ketika Marc absen panjang,’’ tutur Paolo seperti dikutip dari Speedweek.

Ciabatti sangat menyayangkan momentum berharga ini. Dovi kalah konsisten dibanding Joan Mir yang akhirnya menjadi juara.

β€˜β€™Sayang sekali, kami tak mampu memanfaatkan kesempatan terbaik itu. Hingga saat ini saya masih masygul,’’ tegasnya.

Ducati hanya terhibur sebagai pemenang konstruktor (pabrikan). Pada musim 2021, Dovi tak lagi dikontrak pabrikan Italia ini.

Ducati memilih mengandalkan para pembalap muda. Untuk tim pabrikan, mereka menampilkan duet Jack Miller dan Francesco Bagnaia.(HS)

Pembaca lain, menyukai ini

Komen yang ditutup, tetapi jejak balik dan ping balik terbuka.