in

Kecelakaan Maut di Tol Batang-Semarang, Seluruh Penumpang Dijamin Jasa Raharja

Korban kecelakaan maut di tol Semarang-Batang KM 375, warga Negara Nigeria yang dirawat RSI Kendal, Senin (5/9/2022)

HALO KENDAL – Kecelakaan maut yang terjadi di Jalan Tol Batang-Semarang KM 375 A, menyebabkan tujuh orang penumpang travel jenis Toyota Hiace meninggal dunia dan lainnya luka-luka, Senin (5/9/2022).q

Kasatlantas Polres Batang, AKP Dhayita Daneswari kepada awak media mengatakan, saat ini pihaknya masih mendalami keterangan dari para penumpang yang selamat.

Dikatakan, minibus yang diduga berpenumpang 14 orang tersebut dari arah Bandung menuju Surabaya. Tujuh orang dinyatakan meninggal dunia, sedangkan tujuh orang lain masih dirawat di RSI Kendal.

“Minibus bernopol W 7202 NA berjalan dari arah Bandung menuju Surabaya. Sesampainya di lokasi kejadian, Toyota Hiace menabrak bagian belakang truk trailer bernopol L 8835 US. Minibus itu mengenai bodi belakang truk sebelah kanan, dan masuk ke parit di KM 375A Jalan Tol Semarang-Batang,” terang AKP Dhayita, saat berada di RSI Kendal.

Salah satu keluarga korban, Vika mengaku, dirinya terakhir menerima telepon dari suaminya sekira pukul 2.00 WIB. Dikerahui suaminya adalah salah satu korban yang meninggal.

“Saya terakhir menerima telepon dari suami saya terakhir pukul dua pagi. Biasanya kalau pas berhenti dimana, atau saat mampir mini market, selalu ngasih kabar. Lha jam dua itu mungkin dia habis bangun istirahat dan saya bilang ke suami saya supaya hati-hati,” ungkap Vika yang suaminya diketahui sebagai pengemudi travel yang meninggal dunia.

Sementara itu Kepala Cabang Jasa Raharja Semarang, Sigit Harismun mengatakan, pihaknya akan menjamin biaya perawatan maupun santunan kepada para korban kecelakaan antara mobil berpenumpang Toyota Hiace dengan truk trailer di KM 375 tol Semarang Batang.

Dipaparkan, untuk korban meninggal dunia disesuaikan dengan survei di lapangan, akan mendapatkan santunan maksimal Rp 50 juta, jika ada ahli warisnya.

“Sedangkan untuk korban meninggal dunia tanpa ada ahli warisnya, akan mendapatkan santunan, yakni berupa biaya penguburan maksimal Rp 4 juta,” ujar Sigit.

Sementara itu, terkait korban yang dirawat di RSI Kendal, akan diberikan santunan maksimal Rp 20 juta.

“Nantinya akan disalurkan kepada pihak rumah sakit, sebagai yang merawat korban,” ungkap Sigit.

Sementara dari data di RSI Kendal, tujuh korban yang dirawat, yakni satu korban beralamat di Kendal, lima dari luar daerah, dan satu diketahui warga negara asing dari negara Nigeria.

“Untuk warga negara Nigeria, kami akan berkoordinasi dengan pihak kedutaan, terkait keberadaannya di Indonesia. Untuk pengobatannya tetap santunan kita berikan kepada RSI Kendal,” imbuh Sigit. (HS-06)

Axa Mandiri Serahkan Klaim Rp 25 M untuk Nasabah di Semarang

Kunjungi Indonesia, Presiden Ferdinand Marcos Jr Disambut Pasukan Berbusana Tradisional