in

Kecelakaan Maut Di Jalan Walisongo KM 9 Semarang, “Pak Ogah” Meninggal Usai Tersambar Truk

Warga mengevakuasi korban kecelakaan di Jalan Raya Walisongo KM 9, Kecamatan Tugu pada Sabtu (11/12/2021).

HALO SEMARANG – Kecelakaan maut terjadi di Jalan Raya Walisongo KM 9, Kecamatan Tugu pada Sabtu (11/12/2021) sekira pukul 15.00 WIB. Satu orang meninggal dunia di lokasi kejadian bernama Achmad Duhu (41) warga RT 3 RW 1, Tugurejo Krajan, Kelurahan Tugurejo, Kecamatan Tugu, Kota Semarang.

Korban meninggal usai alami luka parah di beberapa bagian tubuhnya. Sementara dua korban lainnya dibawa ke rumah sakit Tugu Semarang untuk mendapatkan perawatan akibat luka berat yang dialami.

Korban yang meninggal diketahui bekerja sebagai “Pak Ogah” atau orang yang bekerja menyeberangkan pengguna jalan ketika hendak memutar arah di jalan raya.

“Korban meninggal adalah tukang kelebet atau polisi cepek atau ‘Pak Ogah’,” terang saksi mata, Anwar kepada wartawan di lokasi kejadian.

Menurutnya, insiden itu bermula ketika korban hendak menyeberangkan sebuah kendaraan tak dikenal yang hendak memutar arah dari barat ke timur. Namun sayang dari arah timur melaju truk boks muatan air mineral dan mengerem kendaraannya secara mendadak lalu terguling.

“Diduga saat terguling itu truk boks menyambar korban hingga meninggal dunia,” paparnya.

Truk boks terguling ke arah utara atau terlempar ke jalur berlawanan. Padahal, lanjut Anwar, di jalur tersebut melintas truk trailer muatan kontainer yang langsung menyambar truk boks.

“Kernet truk boks terlempar keluar sehingga alami luka berat. Sedangkan sopirnya alami luka ringan,” jelasnya.

Sementara itu, Dimas, warga sekitar menjelaskan, korban yang meninggal dikenal sudah lama bekerja sebagai polisi cepek di lokasi tersebut. Akibat kecelakaan lalu lintas itu, truk boks muatan minuman mineral rusak parah di bagian kabin.

Terpisah, Kasatlantas Polrestabes Semarang, AKBP Sigit menyebut, kecelakaan bermula ketika truk boks bernomor polisi AD-1449-MB melaju dari timur ke barat dan terlalu melaju ke kanan sehingga menyambar seorang “Pak Ogah”.

“Sopir truk boks ketika kejadian hendak mendahului kendaraan di depannya. Diduga kurang waspada pandangan depan dan terlalu ke kanan maka terjadilah kecelakaan tersebut,” terangnya saat dikonfirmasi wartawan.

Ia menerangkan, pada kejadian itu, ada dua kendaraan yang terlibat, truk boks muatan minuman mineral bernomor polisi AD-1449-MB dan truk trailer muatan kontainer bernomor polisi H-9312-OA.

Truk muatan air mineral dikemudikan Andik Joko Santoso (30) warga Patebon, Kabupaten Kendal bersama kernetnya yaitu Mahendra Aryo Bayu Nugroho (28) warga Bugangan, Kecamatan Semarang Timur.

Sedangkan truk trailer dikemudikan Sofian (34) warga Jomblang, Candisari, Kota Semarang. Sigit menambagkan, truk boks tak hanya menabrak “Pak Ogah” tetapi juga melewati pembatas jalan sehingga tertabrak truk trailer yang melaju berlawanan.

“Truk boks ringsek bagian kabin. Trailer penyok di kabin bagian kanan,” ucapnya.(HS)

Harga Bawang Merah Anjlok, Petani Kendal “Menjerit”

Fokus Bikin GSX-RR Lebih Cepat