in

Kebutuhan Hunian Tinggi, Pemkot Akan Bangun Dua Rusunawa Baru

Kepala Dinas Perumahan dan Kawasan Permukiman (Disperkim) Kota Semarang, Ali.

 

HALO SEMARANG – Pemkot Semarang kembali akan menambah jumlah Rumah Susun Sederhana Sewa (Rusunawa). Hal itu sebagai bentuk menyikapi persoalan kebutuhan hunian di Kota Semarang yang tinggi.

Kepala Dinas Perumahan dan Kawasan Permukiman (Disperkim) Kota Semarang, Ali mengatakan, jika kebutuhan hunian di Kota Semarang memang sangat besar. Terlebih banyaknya warga terdampak dari program normalisasi sungai-sungai di Kota Semarang.
“Sehingga mereka membutuhkan rumah untuk hunian yang layak,” terang Ali, Kamis (26/9/2019).

Kali ini Rusunawa yang akan dibangun kembali yaitu satu Rusunawa di wilayah Sawah Besar dan satunya lagi di daerah Mangunharjo, Kecamatan Tugu.

Saat ini, di daerah Sawah Besar memang sudah berdiri dua blok Rusunawa. Direncanakan pada 2020 mendatang akan kembali ditambah satu blok lagi. Kemudian untuk di Mangunharjo akan dibangun dua blok juga.

Dua blok di Mangunharjo dibangun untuk memfasilitasi warga terdampak normalisasi Sungai Beringin.

Di mana dalam perjalanannya nanti banyak warga yang selama ini hidup di bantaran sungai akan terdampak. Pemkot Semarang kemudian memfasilitasi mereka dengan Rusunawa yang akan dibangun di Mangunharjo.

“Tanah yang di Mangunharjo juga milik Pemkot Semarang,” ujarnya.

Selain memfasilitasi warga terdampak normalisasi Sungai Bringin, Rusunawa Sawah Besar juga untuk memfasilitasi warga terdampak normalisasi Banjir Kanal Timur (BKT) tahap 2 nanti.

“Sebenarnya selain untuk warga terdampak, Rusunawa juga difungsikan untuk masyarakat umum. Siapa saja bisa menggunakan fasikitas itu. Yang jelas harus penduduk Kota Semarang,” katanya.

Adapun harga sewa untuk satu unit rumah susun tipe 36 yaitu Rp 250 ribu perbulan.

“Fasilitas sudah lengkap mulai dari perabotan di dalamnya. Kasur, ruang tamu, meja kursi, sudah komplet warga tinggal masuk,” tuturnya.

Adapun tiap bloknya terdapat 27 unit rumah.
Data Disperkim Kota Semarang, saat ini jumlah rusun yang sudah dibangun Pemkot Semarang sebanyak 22 rusun.
Di Kecamatan Kudu terdapat 8 rusunawa, Kelurahan Kaligawe Kecamatan Gayamsari ada 7 rusunawa.

“Lalu Kelurahan Karangroto, Kecamatan Genuk 5 rusunawa, Kelurahan Bandarharjo Kecamatan Semarang Utara ada 1 rusunawa. Juga di Plamongansari ada 1 Rusunawa,” pungkasnya.(HS)

Siapkan Vending Machine BRT, GoPay Makin Tancapkan Pengaruh di Semarang

GMNI Komisariat UPGRIS Galang Dana untuk Korban Kabut Asap