Kebakaran di Toko Plastik, Pemilik Toko Ditemukan Meninggal Terkunci di Dalam Kamar

Sisa-sisa kebakaran di Toko Plastik Pringgading, Semarang, Rabu (17/3/2021).

 

HALO SEMARANG – Terjadi kebakaran di sebuah Toko Plastik Pringgading yang terletak di Jalan Pringgading 31, Kelurahan Jagalan, Kecamatan Semarang Tengah diduga api mulai membesar sejak pukul 05.00 pada Rabu (17/3/2021).

Dalam kejadian ini pemilik toko bernama Erni Indawajanti (75) ditemukan meninggal dunia dalam keadaan luka bakar ditubuhnya, di kamar tidur dalam keadaan tengkurap. Korban berhasil dievakuasi sekitar pukul 08.30 setelah 3 jam pemadaman api.

Parkan warga Sambirejo, Kecamatan Gayamsari Kota Semarang yang bertugas menjadi juru parkir di toko tersebut mengatakan, korban sebelumnya sudah melakukan kegiatan menyapu pukul 04.30 di depan teras tokonya. Setelah selesai lalu korban masuk ke dalam dan mengunci tokonya dan terjadilah kebakaran.

“Saya tadi langsung ke sini, api sudah membara dari depan pintu masuk kemudian menjalar sampai dalam,” katanya.

Parkan menambahkan, meskipun mempunyai lima karyawan, akan tetapi korban tinggal sendiri di toko tersebut setelah toko tutup pukul 17.00.

Kemudian karyawan korban pulang ke tempat tinggalnya masing-masing.

“Ini ada satu motor Shogun, toko beserta isinya yaitu plastik yang terbakar. Padahal hari ini korban hendak melayat ke salah satu pelangganya di Kedungmundu, tapi malah terkena musibah,” tambahnya.

Sementara itu, PLT KASIOPS Zuhri mengatakan, untuk proses evakuasi kebakaran pihaknya menerjunkan delapan armada mobil pemadam kebakaran agar kebakaran ini segera di padamkan.

“Setelah kita mendapatkan informasi dan kita cek keadaanya benar, kita langsung berangkat dengan delapan armada,” pungkasnya.

Zuhri menjelaskan, dalam melakukan pemadaman pihaknya tidak mengalami kendala karena lokasi kejadian dekat dengan sungai sehingga prosesnya bisa berjalan dengan cepat.

“Karena lokasinya dekat sungai, kita bisa mengambil air dan langsung lakukan sedot dan semprot,” ujarnya.

Saat ini penyebab kebakaran masih dalam proses penyelidikan oleh anggota INAFIS dan korban langsung dilarikan ke RSUP Kariadi untuk proses lebih lanjut.

“Karena kondisi dalam ruangan masih panas, ditunggu dulu sampai keadaan sudah normal kemudian bisa dilakukan pemeriksaan oleh INAFIS,” imbuhnya.(HS)

bawah-berita-dprd-semarang
Pembaca lain, menyukai ini

Komen yang ditutup, tetapi jejak balik dan ping balik terbuka.