in

Kawasan Jalan Sriwijaya Semarang Bakal Dikonsep Jadi Pusat Keramaian Baru Setelah Simpanglima

Sejumlah pekerja melakukan pengerjaan pengaspalan Jalan Sriwijaya ditargetkan proyek pelebaran Jalan Sriwijaya rampung akhir Desember 2021.

HALO SEMARANG – Kawasan Jalan Sriwijaya dikonsep menjadi pusat keramaian baru selain di Simpanglima. Kawasan tersebut dibangun agar bisa menumbuhkan perputaran ekonomi masyarakat.
Kepala Bidang Bina Marga Dinas Pekerjaan Umum (DPU) Kota Semarang, Suriyaty mengatakan, kawasan Sriwijaya ingin dijadikan sebagai Simpanglima kedua atau pusat keramaian masyarakat sesuai harapan Wali Kota Semarang, Hendrar Prihadi. DPU Kota Semarang saat ini tengah mengerjakan pelebaran Jalan Sriwijaya.

“Pembangunan tersebut saat ini memang belum merambah ke arah konsep Simpanglima kedua. Sebab, pembangunan Simpanglima kedua membutuhkan perencanaan terlebih dahulu,” kata Atik, sapaan akrabnya, Kamis (9/12/2021).

Dikatakan, Atik, kalau dibuat Simpanglima kedua, pembangunannya harus sampai ke Wonderia. “Nanti kami pikirkan setelah pembangunan yang sekarang selesai, perlu apa lagi,” terang Atik.

Lanjut Atik, DPU membangun jalur baru di Jalan Sriwijaya mulai dari Taman Makam Pahlawan Giri Tunggal hingga Taman Singosari dengan lebar jalan sembilan meter. Pembangunan drainase dan penghijauan jalan sudah dilakukan.

“Saat ini, pengerjaan tinggal pengaspalan, penataan trotoar, pelebaran jembatan Sriwijaya, dan penanganan di sekitar Taman Singosari. Taman Singosari akan dipangkas sebagian untuk pembangunan jalan,” imbuhnya.

Diakui Atik, pengaspalan sempat terhambat karena cuaca. Namun demikian, dia memastikan Jalan Sriwijaya tetap akan selesai tahun ini. Selain kendala cuaca, alat berat juga digunakan secara bergantian di lokasi lain karena proyek tersebut dikerjakan secara swakelola.

“Masih sekitar 20 persen lagi, Desember kami targetkan selesai,” harapnya.

Sementara itu, Wakil Ketua Komisi C DPRD Kota Semarang, Suharsono mengatakan, pihaknya selalu memonitor pembangunan Jalan Sriwijaya. Proyek tersebut memang dilakukan secara swakelola dengan panjang jalan 700 meter.

“Sudah kami monitor pekerjaannya sekarang sudah tahap pengaspalan,” imbuhnya.

Dia juga mendukung Pemerintah Kota Semarang mulai memperluas sentra-sentra keramaian, seperti rencana Sriwijaya menjadi simpanglima kedua. Menurut dia, dengan banyaknya sentra keramaian, aktivitas masyarakat tidak hanya akan di Simpanglima atau di Pandanaran saja.(HS)

Transaksi UMKM Jateng Naik 1,5 Kali Lipat, Tokopedia dan Pemprov Jateng Hadirkan Gerakan #BangkitBersama

Berserakan dan Bau, Wartawan Kendal Bersihkan Sampah di Perempatan Kota Kendal