in

Kasus Terkonfirmasi Positif di Boyolali Naik Drastis

Foto : Boyolali.go.id

 

HALO BOYOLALI – Kasus Covid-19 di Kabupaten Boyolali, pada pekan ke 23 dan 24 tahun 2021, bertambah lebih dari 700 kasus dalam sepekan. Diduga, salah satu penyebabnya karena varian delta Covid-19 sudah masuk ke Kota Susu.

“Penambahan lebih dari 100 itu, sudah terjadi sejak minggu 23-24 dan memang puncaknya ada pada minggu ke 24 tahun 2021. Total saat ini, sudah pada angka 758 dalam satu minggu,” kata Kepala Dinas Kesehatan (Dinkes) Kabupaten Boyolali, Ratri S Survivalina, seperti dirilis Boyolali.go.id.

Dia menduga penyebaran yang sangat cepat itu, karena virus Covid-19 varian delta yang konon berasal dari India, sudah masuk ke wilayah Boyolali.

“Karena kalau melihat proses penambahan kasus positif di Boyolali prosesnya sangat cepat. Tidak seperti tahun atau bulan sebelumnya. Sehingga bisa diduga salah satu penyebabnya adanya mutasi virus, yang sudah masuk di Kabupaten Boyolali,” terangnya.

Sebagai tambahan informasi, angka kasus Covid-19 di Kota Susu tercatat sebanyak 9.477 dengan 215 dirawat di rumah sakit, 854 menjalani isolasi mandiri. Selanjutnya selesai isolasi 8.017 dan meninggal 391.

Dengan data tersebut, kondisi di Kabupaten Boyolali untuk persentase kesembuhan sebesar 84,6 persen, sedangkan persentase kematian ada 4,1 persen. Total nilai indeks kesehatan masyarakat Kabupaten Boyolali 1,93 sehingga Kabupaten Boyolali masuk kategori zona risiko sedang atau zona oranye.

Disinggung mengenai pelaksanaan vaksin, pihaknya masih terus menyelesaikan vaksin untuk masyarakat Kabupaten Boyolali.

“Vaksin yang diterima di Boyolali sampai saat ini sudah 18.615 file,” katanya.

Dari angka tersebut apabila dihitung per dosis terdapat 1.117.750 dosis. Kemudian untuk vaksin SinoVac ada 56.221 dosis, kemudian 37.072 dosis yang sudah diberikan kepada masyarakat. Ada pula 6.860 dosis pertama dan 46 dosis kedua vaksin AstraZeneca yang telah diberikan kepada masyarakat. (HS-08)

Share This

Bangsal Covid-19 di RSUD Pandan Arang Boyolali Penuh, RS Darurat Diaktifkan

Sembuh, Seluruh Pasien Covid-19 dari Kudus Dipulangkan