in

Kasus Penusukan Di Kalipancur Terekam CCTV

Kasus penganiayaan di Jalan Abdulrahman Saleh, Kelurahan Kalipancur, Kecamatan Ngaliyan yang terekam CCTV.

 

HALO SEMARANG – Aksi penganiayaan yang dilakukan dua orang tak dikenal kepada satu warga di Jalan Abdulrahman Saleh, Kelurahan Kalipancur, Kecamatan Ngaliyan terekam CCTV. Kejadian itu sebenarnya sudah terjadi 25 Agustus lalu. Namun video tentang kasus penganiayaan tersebut baru tersiar pekan ini.

Diketahui, ada dua orang pria dengan mengendarai sepeda motor, melakukan penyerangan terhadap warga yang sedang berada di angkringan di jalan tersebut.

Menurut saksi mata, Juprianto, diduga dua orang yang melakukan penyerangan merupakan begal yang hendak memeras warga yang ada di kucingan tersebut. Satu orang bernama Reza, warga sekitar menjadi korban penusukan dua pria tak dikenal itu.

“Kejadiannya terjadi pada tanggal 25 Agustus sekitar pukul 00.40,” ujarnya saat ditemui halosemarang.id Senin, (6/9/2021).

Peristiwa tersebut bermula ketika dia dengan korban sedang asyik nongkrong di sebuah angkringan yang tak jauh dari lokasi kejadian. Saat sedang bersantai, kata dia, tiba-tiba datang salah satu pengendara tersebut dengan arogannya meminta uang dengan alasan jatah keamanan.

“Yang bonceng datang duluan ke warung angkringan, kata-katanya minta uang keamanan. Terus saya tanya, keamanan buat apa. Ngakunya sih orang kampung sini,” terangnya.

Kemudian, lanjut dia, satu dari pengendara lain itu juga datang dan tiba-tiba menyerang dengan mengeluarkan sebuah pisau.

“Saya lari ke belakang minta bantuan. Di belakang kan ada semacam mess tapi pada belum bangun. Terus saya lihat ada tiga botol kosong (kaca), saya bawa keluar¬†ternyata orangnya sudah di pintu samping terus lempar-lemparan. Tapi sebelum lempar-lemparan saya ketemu sama temen saya, dan ternyata sudah terkena senjata tajam di perutnya,” jelasnya.

Setelah pelaku kabur, kemudian ia lantas membawa korban ke rumah sakit untuk mendapatkan perawatan medis, mengingat luka tusukan yang diderita korban cukup parah.

“Lukanya cukup parah, darahnya banyak sekali. Dijahit di perut kurang kebih 12 jahitan di rumah Sakit Coloumbia,” katanya.

Dia menyebut kejadian itu telah dilaporkan ke Polrestabes Semarang agar pelaku segera ditangkap, mengingat mengganggu kenyamanan dan meresahkan warga maupun pengguna jalan.

Terpisah, Waksatreskrim Polrestabes Semarang, AKP Agus Supriyadi mengatakan, pihaknya sedang melakukan penyelidikan terkait aksi kejahatan tersebut.

“Masih lidik, saya koordinasi dengan tim di lapangan dulu,” imbuhnya.(HS)

Share This

Prakiraan Cuaca Semarang Dan Sekitarnya, Senin (6/9/2021)

Pertandingan Tenis Meja Antar-Kades Brangsong, Kendal Berlangsung Meriah