in

Kasus Penemuan Jasad Bayi Di Ngaliyan, Polisi Amankan Dua Orang

Foto ilustrasi bayi.

 

HALO SEMARANG – Polrestabes Semarang terus melakukan penyelidikan terkait kasus penemuan jasad bayi perempuan di Lapangan Voli Jalan Candi Pawon Selatan RT 4 RW 1, Kelurahan Kalipancur, Kecamatan Ngaliyan pada Sabtu (2/10/2021) sekira pukul 17.30 WIB.

Dalam proses pengungkapan, kepolisian telah mengamankan dua orang yang menjadi tersangka dalam kasus tersebut.

“Sudah ada tersangkanya, kita mengamankan dua orang,” ujar Kasatreskrim Polrestabes Semarang, AKBP Donny Lombantoruan lewat pesan singkat kepada halosemarang.id, Minggu (3/10/2021).

Dia menjelaskan, Tim Penyidik saat ini masih melakukan interogasi dan penyidikan terhadap kedua orang tersebut. Pihaknya juga masih mendalami motif pembuangan bayi yang belum genap berumur sehari itu.

“Terhadap dua orang itu, kita masih melakukan penyidikan dan pemeriksaan serta motif pembuangan bayi tersebut,” pungkasnya.

Donny menerangkan, jika memang terbukti bersalah, kedua orang tersebut terancam pasal 342 KUHPidana Tentang dengan sengaja menghilangkan nyawa bayi yang baru dilahirkan dengan ancaman paling lama 9 tahun.

Diberitakan sebelumnya, penemuan jasad bayi pertama kali diketahui oleh Rendra (20) pada saat warga sekitar sedang bermain voli.

Warga RT 11, RW 1 Kelurahan Kalipancur, Kecamatan Ngaliyan itu menjelaskan, ia mengetahui ada mayat bayi ketika dirinya hendak mengambil bola yang mengarah ke tembok lapangan voli tersebut.

“Sekitar pukul 17.30 WIB, saat itu sedang main voli, kebetulan bola mengarah ke tembok. Saat saya mau ambil bola tersebut, ternyata ada jenazah bayi,” tuturnya kepada wartawan, Sabtu (2/10/2021).
Ia melanjutkan, ketika ditemukan, jenazah bayi dalam keadaan  telungkup dan masih terdapat bercak darah.

“Selain itu, sebagian badan jenazah tertutup kain merah, dan celana dalam berwarna biru,” ujarnya.

Sementara sebelum penemuan jasad bayi itu, terdapat dua orang wanita yang mendatangi rumah Rizky warga sekitar, dengan alasan untuk meminjam kamar mandi.

Setelah kedua wanita itu selesai dan pergi meninggalkan kamar mandi, Rizky melihat ada darah berceceran yang kebetulan setelah dipakai oleh para wanita itu.

“Waktu itu saya cuma mikir satu diantara dua wanita itu sedang menstruasi, karena banyak darah di kamar mandi. Mereka izin pinjam kamar mandi sekitar pukul 09.00 WIB,” katanya, Sabtu (2/10/2021) malam.

Tanpa pikir panjang ia langsung membersihkan darah yang berceceran di kamar mandi rumahnya. Namun saat berpamitan, kata dia, salah satu perempuan itu wajahnya terlihat pucat.

Setelah beres membersihkan darah, ia langsung pergi menuju ke Purwodadi. Namun di tengah jalan ia terkejut saat ditelpon oleh keluarga terkait penemuan jenazah bayi di belakang kamar mandinya.

“Ya sangat terkejut, maka dari itu saya langsung pulang, ternyata benar warga menemukan jenazah bayi,” paparnya.(HS)

Share This

Padukan Batik Semarang dan Lampung, Multi Batik Perkuat Warisan Budaya di UNESCO

Taj Yasin Berikan Pecinya Untuk Penyemangat Santri Hafalkan Al-Quran