in

Kasat Lantas Polres Magelang Kota Sosialisasikan Aplikasi Peduli Lindungi di Jalan Jenderal Sudirman

Kasatlantas Polres Magelang Kota, AKP Jati Riwi Maliastuti SH MH, Sabtu (04/09), turun ke di Jalan Jenderal Sudirman Kota Magelang, untuk menyosialisasikan penggunaan aplikasi Peduli Lindungi dan protokol kesehatan. (Foto : Humas.polri.go.id)

 

HALO MAGELANG – Kasatlantas Polres Magelang Kota, AKP Jati Riwi Maliastuti SH MH, Sabtu (04/09), turun ke jalan untuk menyosialisasikan penggunaan aplikasi Peduli Lindungi dan protokol kesehatan.

Sosialisasi digelar dengan sasaran pengguna jalan dan kendaraan bermotor, di Jalan Jenderal Sudirman Kota Magelang, dengan melibatkan personel gabungan dari Polri, Satpol PP, dan Dinas Perhubungan Kota Magelang.

“Masih banyak kita jumpai, masyarakat belum mengunduh aplikasi Peduli Lindungi. Ini merupakan kebijakan baru. Maka dari itu kami melakukan sosialisasi aplikasi tersebut ke masyarakat,” kata dia, seperti dirilis Humas.polri.go.id.

AKP Jati Riwi Maliastuti mengatakan penggunaan aplikasi Peduli Lindungi ini, merupakan salah satu syarat, bagi masyarakat yang akan beraktivitas menggunakan transportasi umum dan masuk tempat usaha.

Fungsi utama aplikasi ini adalah untuk perlindungan diri serta orang-orang di sekitar. Melalui aplikasi yang dapat diunduh di Google Play Store (Android) dan App Store (IOs) itu, dapat diketahui status vaksinasi penggunanya. Selain itu terdapat pula fitur lain, yang berkaitan dengan upaya penanganan Covid-19.

“Melalui aplikasi PeduliLindungi, dapat diperiksa status vaksinasinya, hasil tes covid-19, atau apakah ada kontak eratnya dengan pasien Covid-19,” kata Jati.

Selain sosialisasi aplikasi, pihaknya juga mengimbau pengguna jalan agar tetap mematuhi protokol kesehatan. Mereka tetap diwajibkan memakai masker. “Kami juga meminta agar masyarakat rajin mencuci tangan dengan sabun di air mengalir, menjaga jarak, menjauhi kerumunan, dan mengurangi mobilitas,” kata dia. (HS-08)

Share This

Kapolri Minta Warga Belum Divaksin Tak Masuk Pusat Aktivitas Ekonomi

Pengusaha Salon di Kendal Berharap Situasi Kembali Normal