Kasat Intel Polrestabes Semarang Bertemu Dengan Empat Mantan Eks-Napi Teroris, Ini Tujuannya

Kasat Intel Polrestabes Semarang, AKBP Danang Kuswoyo (paling kiri) melakukan kunjungan dalam rangka silaturahmi dengan empat eks-Napiter di Kawasan Pusponjolo Barat Semarang, Senin (12/4/2021) pagi.

 

HALO SEMARANG – Polrestabes Semarang menyambangi mantan eks-Napiter di kedai bubur kacang ijo dan susu sapi milik salah satu Eks-Napiter, Badawi Rahman di Kawasan Pusponjolo Barat Semarang, Senin (12/4/2021) pagi hari.

Kasat Intel Polrestabes Semarang, AKBP Danang Kuswoyo SIK mengatakan, kunjungan ini dalam rangka silaturahmi kepada empat eks-Napiter yaitu Badawi Rahman, Machmudi Hariono alias Yusuf, Sri Puji dan Nur Afifuddin.

Dalam pertemuan tersebut, Danang menyampaikan apresiasi yang luar biasa kepada eks-Napiter karena sudah memberikan contoh yang baik kepada masyarakat sekitarnya.

- Advertisement -

“Sungguh luar biasa, beliau (eks-Napiter) sudah ada aktivitas dan kegiatan yang positif. Saya ucapkan terima kasih juga karena sudah menjadi contoh baik kepada yang lain,” tuturnya.

Danang mengharapkan sinergitas kepada para eks-Napiter tersebut untuk melakukan kegiatan positif yang berguna kepada masyarakat untuk menangkal paham radikal dan intoleran.

“Kita harapkan sinergitas beliau untuk melakukan kegiatan positif yang nantinya akan menyampaikan dan menyuarakan bahwa kita semuanya bisa menangkal intoleransi, teroris dan radikalisme,” pungkasnya.

“Selanjutnya kita juga akan menyampaikan bahwa kita juga bisa berusaha, kita juga bisa memberikan sesuatu pelayan dan pertolongan kepada masyarakat. Yang nantinya akan dilakukan di bulan suci Ramadan bersama dengan beliau kita akan sampaikan kepada masyarakat,” lanjutnya.

Selanjutnya, lanjut Danang, di bulan suci Ramadan dia akan mengajak kepada para eks-Napiter untuk berkontribusi agar bisa menyuarakan bahwa terorisme itu adalah hal yang salah.

“InsyaAllah kami akan mengajak beliau untuk menyampaikan kepada masyarakat apa yang pernah mereka rasakan dan saat ini dirasakan. Sehingga generasi muda tidak mudah terpengaruh dengan informasi yang tidak benar karena beliau ini adalah pelaku, sehingga paham betul bagaimana cara menangkal paham radikalisme,” tuturnya.

Sementara itu perwakilan salah satu eks-Napiter, Machmudi Hariono alias Yusuf mengucapkan terima kasih atas dukungan dan bimbingan yang diberikan oleh Kepolisian, sehingga keberadaan mereka (eks-Napiter) bisa diakui di lingkungan masyarakat.

Yusuf juga bersedia jika kehadiranya saat bulan suci Ramdan bisa diharapkan untuk menyebarkan kedamaian kepada masyarakat.

“Tentunya kami semua dari Persadani (Putra Persaudaraan Anak Negeri) dengan senang hati akan ikut mensukseskan bahwa kita bisa memberikan nuansa perdamaian dan silaturahmi diberbagai tempat agar bisa dirasakan,” imbuhnya.(HS)

bawah-berita-dprd-semarang
Pembaca lain, menyukai ini

Komen yang ditutup, tetapi jejak balik dan ping balik terbuka.