in

Karyawan dan Pedangang Objek Wisata Pantai Indah Kemangi Jalani Vaksinasi

Gerai Vaksin di Pantai Indah Kemangi, Desa Jungsemi, Kecamatan Kangkung, Kabupaten Kendal.

 

HALO KENDAL – Menyusul turunnya status PPKM menjadi Level 3, Pemerintah Kabupaten Kendal rencananya akan membuka objek wisata secara bertahap.

Dalam mempersiapkan pembukaan tersebut, pihak pengelola wisata memastikan para karyawan dan pedagang yang ada di objek wisata sudah menjalani vaksinasi.

Seperti yang dilakukan pengelola objek wisata Pantai Indah Kemangi (PIK), di Desa Jungsemi, Kecamatan Kangkung, Kendal, dengan membuka Gerai Vaksin Covid-19, Sabtu (21/8/2021) dan Minggu (22/8/2021).

Kepala Desa Jungsemi, sekaligus pengelola objek wisata PIK, Dasuki mengatakan, Gerai Vaksin tersebut diperuntukkan bagi para karyawan dan pedagang di objek wisata PIK.

“Karena PIK sudah siap untuk beroperasi kembali. Jadi harus mempersiapkan segala sesuatunya. Salah satunya meliputi ketersediaan fasilitas dan sarana prasarana penunjang dalam kondisi pandemi,” terangnya saat ditemui halosemarang.id, Senin (23/8/2021).

Selain itu, lanjut Dasuki, penerapan protokol kesehatan sudah disiapkan. Di antaranya pengaturan jarak, fasilitas kebersihan dan pembatasan kunjungan.

“Kami selaku Pemerintah Desa Jungsemi mengucapkan terima kasih kepada pihak puskesmas, yang telah memfasilitasi kegiatan vaksinasi ini dan juga dukungan dari kecamatan Kangkung dan semua pihak,” ujar Dasuki.

Dirinya berharap, ketika para pelaku wisata sudah divaksin, bisa segera terbentuk herd immunity atau kekebalan kelompok. Sehingga objek wisata di Kendal bisa beroperasi kembali.

“Dengan begitu perekonomian akan pulih kembali. Karena banyak pedagang yang menggantungkan hidupnya dari aktivitas wisata. Sehingga para pedagang ini sangat berharap segera buka kembali wisata ini secara terus-menerus,” ungkapnya.

Sementara itu salah seorang pedagang, Aris Setyawan mengaku, kegiatan vaksinasi ini disambut baik para karyawan dan pedagang di objek wisata PIK.

Ia dan para pedagang lain berbondong-bondong mendatangi sentra vaksinasi, yang digelar di objek wisata PIK.

“Saya senang bisa mengikuti vaksinasi yang digelar untuk para karyawan dan pedagang yang ada di objek wisata PIK ini,” ungkapnya.

Aris juga mengaku sejak dua bulan terakhir ditutupnya objek wisata, dirinya merasa kesulitan untuk memenuhi kebutuhan sehari-hari.

“Selama ini kami menggantungkan penghasilan dari PIK. Semoga bisa kembali seperti semula dan bisa dapat pemasukan. Sehingga kebutuhan sehari-hari bisa terpenuhi,” pungkasnya.(HS)

Share This

Prakiraan Cuaca Semarang Dan Sekitarnya, Selasa (24/8/2021)

Kota Semarang Terima 400 Tabung Oksigen Gratis dari Kadin Indonesia