in

Karena Madrid Selalu di Hati

Carlo Ancelotti/dok.

 

HALO SPORT – Carlo Ancelotti terpaksa meninggalkan Everton, dan bergabung kembali dengan klub raksasa Spanyol, Real Madrid.

Bagi Ancelotti (61), ini merupakan kesempatan kedua melatih El Real. Yang pertama terjadi pada 2013 hingga 2015.

Pria berkebangsaan Italia ini menyatakan Madrid selalu berada di hatinya. Karena itulah, dia menerima pinangan Los Blancos.

Don Carlo mengisi posisi yang ditinggalkan Zinedine Zidane. Zidane  memilih mengundurkan diri selepas gagal total pada musim 2020-2021.

Ancelotti dikontrak selama tiga musim. Pada periode pertamanya di Santiago Bernabeu, dia mempersembahkan satu gelar Copa del Rey dan Liga Champions.

Titel Liga Champions yang diraih Ancelotti terasa spesial. Pasalnya, gelar itu adalah trofi ke-10 (La Decima) Si Putih di ajang Champions League.

Selepas dari Madrid, Don Carlo menukangi Bayern Munich, Napoli, dan Everton. ‘’Kini, saya memiliki tantangan baru dengan tim yang selalu ada di hati saya, Real Madrid,’’ ungkapnya seperti dilansir dari Marca.

‘’Saya pergi dengan membawa semua momen luar biasa yang telah kami alami bersama dan mendoakan yang terbaik untuk klub dan penggemar,’’ ujarnya.

Ancelotti datang ke Madrid dalam kondisi yang kurang menguntungkan. Sebab, Los Merengues mengalami kesulitan keuangan sehingga kecil kemungkinan untuk merekrut pemain berharga di atas 100 juta euro.(HS)

Share This

Ini Alasan PSIS Seakan Lambat Persiapkan Tim Jelang Liga 1 2021

Pujian The Doctor buat Jebolan Moto2