in

Kapolri Sebut Mahasiswa Unisa Bisa Menjadi Agen Perubahan Menuju Indonesia Emas 2045

Kapolri Jenderal Polisi Listyo Sigit Prabowo, memberikan kuliah kebangsaan, kepada mahasiswa baru Universitas Aisyiyah Yogyakarta, Jumat (29/9/2023). (Foto : humas.polri.go.id)

 

HALO SEMARANG – Kapolri Jenderal Polisi Listyo Sigit Prabowo, memberikan kuliah kebangsaan, kepada mahasiswa baru Universitas Aisyiyah Yogyakarta, Jumat (29/9/2023).

Kuliah kebangsaan diselenggarakan dalam rangka rangkaian Masa Ta’aruf, yang dilaksanakan sejak 22 September 2023.

Kegiatan tersebut turut dihadiri oleh Pejabat Utama Mabes Polri, Kapolda DIY Irjen Pol Suwondo Nainggolan, dan Wakapolda DIY Brigjen Pol R Slamet Santoso.

Hadir pula Siti Noordjanah Johantini, selaku Ketua Pimpinan Pusat Aisyiyah, Rektor Unisa Warsiti, beserta para pimpinan utama Unisa Yogyakarta.

Dengan tema “Generasi Berkemajuan dalam Perspektif Keamanan Berbangsa dan Bernegara“, kegiatan tersebut turut diikuti oleh kurang lebih 1.888 Mahasiswa Baru Universitas Aisyiyah Yogyakarta.

Berperan sebagai pemateri, Kapolri menyampaikan bahwa para Mahasiswa Baru ini telah memasuki masa perkuliahan dan sekarang menjadi agent of change

“Inilah waktunya mempersiapkan dan mengubah mainset kita untuk siap mewujudkan SDM yang unggul dalam rangka menuju visi Indonesia Emas 2045,” kata dia, seperti dirilis humas.polri.go.id.

Jenderal Listyo berharap, melalui Catur Dharma di Universitas Aisyiyah Yogyakarta ini bisa dijadikan pedoman dan bekal seluruh mahasiswa.

“Dari Catur Dharma itu bisa diserap, dihayati dan diamalkan oleh mahasiswa dalam kegiatan pengabdian masyarakat, bangsa dan negara,” ucap orang nomor 1 di Kepolisian.

Sementara itu, Kabidhumas Polda DIY Kombes Pol Nugroho Arianto, menyampaikan bahwa Kapolri dalam kegiatan ini bertujuan untuk memberikan semangat dan motivasi para Mahasiswa Baru.

“Selamat berjuang untuk para mahasiswa memasuki dunia perkuliahan, semoga para mahasiswa bisa terus maju dan berkeunggulan,” kata dia. (HS-08)

Raperda Fasilitasi Pengembangan Pesantren Upaya Wujudkan Pesantren Ramah Anak

Gelar FGD, Satgassus Polri hingga Pertamina Cegah Pengeboran Ilegal