in

Kapolres Sragen beri Bantuan Kepada 3 Anak Yatim Piatu, Orang Tua Meninggal Karena Covid-19

Kapolres Sragen AKBP Yuswanto Ardi, bersama rombongan pejabat utama mapolres, dan Bhayangkari, mengunjungi dan memberikan bantuan sembako, kepada anak yatim piatu, yang orang tuanya meninggal akibat Covid-19. (Foto : Humas.polri.go.id)

 

HALO SRAGEN – Kapolres Sragen AKBP Yuswanto Ardi, bersama rombongan pejabat utama mapolres, dan Bhayangkari, mengunjungi dan memberikan bantuan sembako, kepada tiga anak yatim piatu, yang orang tuanya meninggal akibat Covid-19. Bantuan diterima perwakilan keluarga, dari ketiga anak yatim piatu ini.

Ketiga penerima bantuan tersebut adalah anak Heenglay Onglay di kampung Banyon Kelurahan Kroyo Karangmalang, anak Rahmad Dyan Agasta di kampung Bulaksari Kelurahan Nglorok kecamatan Sragen Kota, dan anak Alviano Dafa Raharjo di kampung Kedungnolo Desa Gringging Kecamatan Sambungmacan Sragen.

“Atas nama keluarga besar Polres Sragen, kami menyampaikan rasa duka yang mendalam. Kami juga turut prihatin, dan menyampaikan doa yang terbaik. Insyaallah bapak ibu husnul khatimah mendapatkan tempat terbaik di sisi Allah Subhanahu Wa Ta’ala, aamiin..,” kata Kapolres, seperti dirilis Humas.polri.go.id.

Kapolres mengatakan bahwa Pandemi Covid-19 ini memang membawa dampak besar bagi kehidupan semua orang, termasuk dampak ekonomi dan kesehatan. Jajaran Kepolisian pun, berupaya secara maksimal ikut membantu perekonomian warga. Terlebih yang terdampak langsung pandemi Covid-19, dengan penyaluran bantuan sosial berupa beras dan sembako.

“Ketiga anak yatim piatu yang ditinggalkan orang tuanya meninggal karena Covid-19, memang membuat hati kita tersentuh. Kita sama-sama berdoa, semoga almarhum husnul khatimah, mendapat tempat yang baik di sisi Nya. Dan berdoa juga untuk ketiga anak tersebut tetap bersemangat, dengan perhatian yang di berikan kepada mereka, “ ungkapnya. (HS-08)

Share This

Petani Milenial dan Karyawan SPBU Mendapatkan Vaksin Merdeka Candi

Bhayangkari Limpung Beri Tali Asih pada Istri Anggota Polri yang Jadi Vaksinator