Kapolres Pekalongan Minta Semua Pihak Ikut Cegah Masuknya Paham Radikalisme

Kapolres Pekalongan AKBP Darno SH SIK. (Foto : Tribratanews.jateng.polri.go.id)

 

HALO PEKALONGAN – Kapolres Pekalongan AKBP Darno SH SIK, mengajak seluruh pihak untuk membantu pemerintah, dalam upaya mencegah dan menanggulangi terorisme.

Menurut dia, upaya melawan terorisme tidak hanya dibebankan kepada aparat kepolisian, TNI, dan Badan Nasional Penanggulangan Terorirsme (BNPT).

“Semua harus terlibat dalam memutus sel-sel baru jaringan terorisme, bukan hanya dibebankan kepada aparat Kepolisian, TNI dan BNPT, namun seluruh tokoh agama, tokoh masyarakat dan lapisan masyarakat untuk menjaga masuknya paham radikalisme di tengah masyarakat,” kata AKBP Darno, baru-baru ini, seperti dirilis Tribratanews.jateng.polri.go.id.

Kapolres menuturkan, pemerintah, tokoh agama, dan masyarakat memiliki peran sangat penting, dalam mengedukasi masyarakat tentang pemahaman agama sesuai kaidah.

Tujuannya, agar masyarakat dapat memilah pemahaman agama yang baik dan pemahaman yang mengandung paham radikalisme.

“Jangan sampai ada ruang bagi para penganut paham radikalisme dan terorisme di Indonesia, karena sangat membahayakan bangsa Indonesia,” kata dia.

Lebih lanjut, Kapolres meminta seluruh jajarannya, agar selalu waspada dan jeli saat bertugas. Petugas juga diperintahkan untuk memeriksa warga yang memasuki kawasan Mako Polres atau Polsek.

“Mobil yang masuk diperiksa menggunakan miror detektor. Warga harus meninggalkan identitas dan barang bawaanya untuk diperiksa. Ini dengan harapan mengurangi terjadinya potensi ancaman terhadap gangguan mako,” imbuhnya. (HS-08)

bawah-berita-dprd-semarang
Pembaca lain, menyukai ini

Komen yang ditutup, tetapi jejak balik dan ping balik terbuka.