in

Kapolres Demak Akan Kawal Perawatan Kiki di RSUP dr Kariadi

Kapolres Demak AKBP Budi Adhy Buono, menjenguk Kiki Triyatno (11), remaja warga Desa Kalikondang, Kecamatan Demak, yang menjalani perawatan di RSUD Sunan Kalijaga Demak, setelah didiagnois menderita kanker tulang. (Foto : Humas.polri.go.id)

 

HALO DEMAK – Kapolres Budi Adhy Buono menyampaikan komitmen akan mengawal proses penyembuhan Kiki Triyatno (11), ketika kelak anak warga Dukuh Krajan RT 03 RW 01 Desa Kalikondang, Kecamatan Demak itu, bisa menjalani kemoterapi di RSUP dr Kariadi Semarang.

Untuk saat ini, remaja yang mengalami pembengkakan kaki karena diduga mengalami kanker tulang tersebut, menjalani rawat inap di RSUD Sunan Kalijaga Demak, untuk meningkatan kondisi kesehatan secara umum.

“Lakukanlah kebaikan sekecil apapun, karena kita tidak pernah tahu kebaikan mana yang akan membawa kita ke surga. Semoga hal ini bisa menjadi teladan anggota, agar tak hanya mengayomi, namun juga senantiasa peduli terhadap sesama,” kata Kapolres Budi Adhy Buono, seperti dirilis Humas.polri.go.id.

Sementara itu sebelumnya, Kiki hanya bisa dirawat di rumah, karena orang tuanya tak memiliki dana, untuk memenuhi kebutuhan sehari-hari jika anaknya menjalani perawatan di RSUP dr Kariadi Semarang.

Ketika kabar tentang penderitaan Kiki itu menyebar, empati dan keprihatinan pun berdatangan, termasuk dari Ketua DPRD Demak H Fahrudin BS, Kapolres AKBP Budi Adhy Buono, serta Bupati dr Hj Eisti’anah. Selain Forkompimda Demak, para dermawan juga turut berdonasi melalui Komunitas Omah Harapan Demak (KOHD).

Anak itu pun kemudian mendapatkan di RSUD Sunan Kalijaga, untuk memperbaiki kondisi kesehatan secara umum, sebelum menjalani kemoterapi di RSUP dr Kariadi Semarang.

Humas RSUD Sunan Kalijaga, dokter Abdurrahman, menjelaskan berdasar hasil pemeriksaan, pembengkakan pada lutut kiri Kiki bukan akibat tumor, melainkan ada indikasi kanker tulang. Karena itulah untuk penyembuhannya dibutuhkan kemoterapi.

Namun demikian RSUD Sunan Kalijaga tidak memiliki perangkat untuk melaksanakan kemoterapi. Sehingga Kiki harus dirujuk ke RSUD dokter Kariadi Semarang yang memiliki peralatan tersebut.

Untuk saat ini, pihaknya melakukan perawatan untuk meningkatkan kondisi kesehatan secara umum. “Untuk bisa menjalani kemoterapi, pasien harus dalam kondisi siap fisik. Karena itu untuk sementara ini, Kiki dirawat di RSUD Sunan Kalijaga, untuk perbaikan umum, termasuk peningkatan gizi,” jelasnya.

Di sisi lain, Koordinator KOHD Haryanto, menambahkan sejak dibuka pada 22 September, sejauh ini donasi terkumpul dari para dermawan yang peduli pada kesehatan Kiki total senilai Rp 10.690.945.

“Terima kasih kami sampaikan kepada semua donatur dan relawan, yang telah peduli pada kesembuhan Kiki. Donasi akan dibuka hingga 30 September, dan akan diperpanjang bila mana dibutuhkan,” ujarnya.

Bagi masyarakat yang berkenan membantu melalui KOHD bisa mentransfer ke nomor rekening 135-00-88-999-212 di Bank Mandiri atas nama Komunitas Omah Harapan Demak, dan mengkonfirmasi donasi ke nomor WA 085291928018.

Atau masyarakat bisa menyampaikannya langsung kepada Asyhari (44), ayah Kiki di kediamannya di Dukuh Krajan RT 03 RW 01 Desa Kalikondang Kecamatan Demak.

Kisah pilu Kiki berawal pada Agustus lalu, saat jatuh tersandung. Semula dia masih bisa berjalan, meski pincang karena terkilir setelah terjatuh.

Berharap jalan anaknya kembali normal, Asyhari yang setiap harinya bekerja sebagai abang becak itu, membawanya ke tukang pijat. Namun bukannya sembuh, lutut penyuka sosis itu malah kian hari kian membesar. Kiki yang semula lincah, rajin sekolah, dan mengaji pun akhirnya tak bisa kemana-mana lagi. (HS-08)

Share This

Vaksinasi di Desa Kuwiran Boyolali, Warga Dapat Hadiah dan Makanan Gratis 

Satlantas Bagikan Puluhan Masker Dalam Ops Patuh Candi 2021