Kapolda Jateng Cek Pelaksanaan PPKM Mikro di Wilayah Kota Semarang

Kapolda Jateng Irjen Pol Drs Ahmad Luthfi SH SSt MK saat bersama Wali Kota Semarang H Hendrar Prihadi, Pejabat Utama Polda Jateng, dan Kapolrestabes Semarang, mengunjungi pos PPKM berskala mikro. (Foto: Tribratanews.jateng.polri.go.id)

 

HALO SEMARANG – Kapolda Jateng Irjen Pol Drs Ahmad Luthfi SH SSt MK mengatakan tugas TNI/Polri di posko pemberlakuan pembatasan kegiatan masyarakat (PPKM) berskala mikro, adalah membantu melakukan tracing.

Jika ditemukan warga yang bergejala dan terkonfirmasi positif Covid-19, mereka langsung berkoordinasi dengan Dinas Kesehatan, untuk melakukan testing.

“Dalam hal ini kerja sama antara petugas dan masyarakat sangat dibutuhkan, terutama Bhabinkamtibmas dan Bhabinsa agar terus melakukan patroli ke pasien penderita Covid-19 yang diisolasi di rumah, dan memberikan bantuan sosial kepada Masyarakat yang terkena Covid-19,” kata Kapolda Jateng, seperti dirilis Tribratanews.jateng.polri.go.id.

- Advertisement -

Pernyataan Kapolda itu disampaikan saat bersama Wali Kota Semarang H Hendrar Prihadi, Pejabat Utama Polda Jateng, dan Kapolrestabes Semarang, mengunjungi Posko PPKM Covid-19 berskala mikro, di wilayah Kelurahan Kembangarum dan Kelurahan Gajahmungkur Kota Semarang, Jumat (12/2).

Di setiap pos, Kapolda Jateng melihat panel data yang ada, sambil menyimak penjelasan secara rinci oleh Bhabinkamtibmas dan didampingi Bhabinsa kedua kelurahan tersebut.

Dalam panel data terlihat Struktur Organisasi Posko, Data Covid-19 dan penetapan PPKM berskala mikro di wilayah. Data tersebut dibuat dan disajikan untuk memudahkan tim gugus tugas, melakukan penanganan dan pencegahan wabah Covid-19.

“Posko PPKM berskala mikro yang dibuat di Kelurahan Kembangarum dan Kelurahan Gajahmungkur, sudah memenuhi unsur yang ada. Petugasnya memahami tugas yang harus dikerjakan,” jelas Kapolda Jateng kepada media.

Kapolda Jateng berharap melalui program PPKM Berbasis Mikro ini, dilaksanakan dengan baik maka dapat menurunkan kurva Covid-19 di Jawa Tengah.

“Ketika ditemukan masyarakat yang bergejala dan dinyatakan terkonfirmasi, segera dilakukan tindakan dan segera lakukan isolasi untuk menghindari cluster baru, ” tegas Kapolda Jateng. (HS-08)

bawah-berita-dprd-semarang
Pembaca lain, menyukai ini

Komen yang ditutup, tetapi jejak balik dan ping balik terbuka.