in

Kantongi Titik Lemah Sang Rival

Arman Tsarukyan/dok

HALO SPORT – Arman Tsarukyan mengantongi titik lemah calon lawannya, Islam Makhachev, saat juara kelas ringan Ultimate Fighting Championship (UFC) itu mengalahkan Dustin Poirier, 2 Juni lalu.

Akhalkalakets, julukan Arman, ikut mengamati duel Makhachev versus Poirier.

Kemenangan itu membuat Islam lebih sangar dari legenda UFC, Khabib Nurmagomedov.

Petarung asal Dagestan, Rusia ini kini punya rekor 14 kemenangan beruntun yang artinya lebih banyak dari koleksi Si Elang, julukan Khabib.

Menurut Tsarukyan, napas Makhachev terlihat terengah-engah pada ronde kelima.

Bagi jagoan berkebangsaan Armenia tersebut, itu menunjukkan kelemahan Islam.

’’Islam terlihat kelelahan sehingga duel menjadi lebih seru. Bagaimana bisa dia terlalu lelah dengan cepat? Bisa-bisanya dia tak sanggup lagi berduel,’’ ungkap Arman seperti dilansir dari Sport-Express.

Tsarukyan menyayangkan Dustin yang tak mampu memanfaatkan menurunnya stamina Islam.

Penantang nomor satu di divisi bantam UFC ini sekarang tinggal menunggu jadwal menghadapi Makhachev.

Akhalkalakets ingin melakukan persiapan habis-habisan demi melakukan revans atas rekan seperguruan Khabib itu.

Pada pertemuan pertama, 20 April 2019, Arman mengalami kekalahan angka.

Namun, kala itu dia mampu mengimbangi permainan Makhachev di oktagon.

Tsarukyan mendapat tiket ke perebutan gelar juara selepas menang angka atas Charles Oliveira.

Arman saat ini punya rekor 22 kali menang dan 3 kali kalah. (HS-06)

Ingat Pesan Klopp, Cuekin Tawaran Madrid

Daya Tarik The Doctor Belum Tertandingi