Halo Semarang
Take a fresh look at your lifestyle.

Kalahkan PSS, PSIS Naik Satu Peringkat

Striker PSIS, Hari Nur Yulianto berebut bola dengan bek PSS, Asyiraq Gufron.

 

HALO SEMARANG – Hasil manis diraih PSIS saat menjamu PSS Sleman di Stadion Maguwoharjo, Sabtu (2/11/2019). Anak asuh Bambang Nurdiansyah mampu menundukkan PSS dengan skor telak 3-0. Tiga gol PSIS dicetak Wallece Costa pada menit 22 (penalti), Claudir Marini Junior (38), dan Septian David Maulana (74).

Atas kemenangan ini, kini PSIS naik di peringkat 13 klasemen sementara Liga 1 2019 dengan nilai 28 dari 25 laga yang telah dijalani. Hari Nur dan kawan-kawan mampu menggeser posisi Perseru Badak Lampung FC yang telah mengoleksi nilai 26 dari 26 laga yang telah mereka lakoni.

Hasil tiga poin tersebut, juga membuka jalan bagi Tim Mahesa Jenar untuk menjauh dari zona degradasi.
Dari jalannya pertandingan, baik PSIS maupun PSIS menampilkan permainan cepat dengan pressing tinggi sejak menit awal.

Beberapa kali, para pemain Sleman membuat tekanan di lini belakang PSIS. Tak mau terus ditekan, PSIS menerapkan pressing ketat di lini tengah untuk memutus serangan tim asuhan Seto Nurdiantoro.

Meski berstatus sebagai tuan rumah, PSIS kerap kesulitan mengembangkan permainan dalam 15 menit pertama. PSS mendominasi penguasaan bola meski juga kesulitan menembus pertahanan PSIS yang dikawal Safrudin Tahar dan Wallece Costa.

PSS sempat menciptakan peluang emas ketika laga memasuki menit ke-17. Melalui serangan balik, Jefri Kurniawan menusuk ke sisi kanan area penalti sebelum mengirim umpan tarik ke arah Yevhen. Namun tembakan sang striker berhasil diblok bek PSIS.

Asik menyerang, pada menit 21 PSS malah kecolongan dari skema serangan balik yang dibangun anak-anak Semarang. Upaya serangan balik PSIS menghasilkan hadiah penalti, setelah striker asing PSIS, Claudir Marini dijatuhkan oleh Jajang Sukmara di dalam area terlarang. Semenit berselang, Costa sukses menjadi eksekutor dengan menendang bola ke tengah gawang dengan keras.

Tertinggal satu gol, PSS mencoba tampil lebih agresif menekan lini pertahanan PSIS. Mereka bahkan sempat menciptakan peluang untuk menyamakan skor dari situasi bola mati. Namun tendangan bebas yang dieksekusi Batata masih menyamping di sisi kiri gawang.

PSIS sukses memanfaatkan kelengahan lini belakang PSS untuk menggandakan skor pada menit ke-38. Sepak pojok Jonathan Cantillana Zorrilla berhasil disambar oleh Marini melalui tandukan kencang. Bola sempat menerpa tiang sebelum melewati garis gawang tim Elang Jawa.

Unggul sepasang gol membuat PSIS kian percaya diri. Lewat aksi individu Septian David Maulana pada menit ke-41, Mahesa Jenar nyaris menambah keunggulan. Namun sepakan winger yang pernah membela Timnas Indonesia tersebut melebar di sisi kanan gawang PSS yang dijaga Ega Rizky.

Pada masa jeda babak pertama, PSIS meraih memiliki peluang untuk menambah skor. Bruno Silva yang menusuk ke sisi kiri area pertahanan PSS, gagal memanfaatkan peluang dari sudut sempit. Tendangan keras striker berkepala pelontos tersebut masih naik di atas gawang Ega Rizky.
Hingga laga babak pertama usai kedudukan tetap bertahan untuk keunggulan tuan rumah PSIS 2-0.

Memasuki babak kedua, kedua tim masih menjalankan skema permainan terbuka. Beberapa kali kedua tim melakukan serangan yang membahayakan gawang. Bahkan pada menit ke-57 PSS sempat mendapatkan peluang emas. Berawal dari aksi individual Yevhen, yang menerobos ke sisi kanan area penalti, sang striker berhasil mengirim umpan matang ke mulut gawang, namun operan tersebut gagal disambar Antoni Putro Nugroho.

Terlau asyik menyerang membuat PSS lengah. Pada menit ke-74, Septian David Maulana berhasil memanfaatkan umpan lampung Fredyan Wahyu Sugiyantoro dari lini tengah. Setelah melakukan kontrrol, Septian sukses mengelabuhi bek PSS, Ikhwan untuk kemudian melakukan tendangan menyusur tanah dari sisi kanan kotak penalti. Bola meluncur ke pojok kiri gawang tanpa bisa dibendung Ega Rizky.

Meski telah teringgal tiga gol, PSS belum melempar handuk. Di penghujung waktu normal PSS meraih peluang bersih. KH Yudo, yang berada dalam posisi bebas di tiang jauh, meneruskan umpan matang Dave Mustaine. Namun sontekan sang striker di depan gawang malah melambung terlalu tinggi meski dirinya tak mendapatkan pengawalan dari bek PSIS.

Semenit kemudian PSIS juga berpeluang mencetak gol lewat aksi Bayu Nugroho, tetapi tembakan penggawa Mahesa Jenar itu berhasil diredam kiper PSS, Ega Rizky.

Hingga pertandingan selesai skor 3-0 tetap bertahan untuk keunggulan PSIS. PSIS pun secara perlahan menjauh dari zona degradasi dengan menempati posisi ke-13.(HS)

bawah-berita-dprd-semarang