in

Kalah Lawan Persita, Resal Sebut Para Pemain Sudah Berjuang Maksimal

Laga antara PSIS melawan tim tuan rumah Persita pada pekan ke sepuluh BRI Liga 1 2022/2023 pada Rabu (14/9/2022) pukul 15.30 WIB di Stadion Indomilk Arena, Tangerang.

HALO SEMARANG – PSIS harus mengakui kekalahan dari tim tuan rumah Persita 1-0 pada pekan kesepuluh BRI Liga 1 2022/2023 pada Rabu (14/9/2022) pukul 15.30 WIB di Stadion Indomilk Arena, Tangerang.

Asisten pelatih yang juga pelatih sementara PSIS, Resal Octavian mengaku kecewa atas hasil dari pertandingan ini. Namun ia menyebut para pemain sudah berjuang maksimal hingga menit berakhir.

“Anak-anak sudah berjuang keras memang hasil tidak berpihak kepada kami,” ujar Resal saat jumpa pers usai pertandingan.

Di sisi lain, gol dari Persita ke gawang PSIS yang dicetak oleh Fergonzi, menurut Resal terjadi karena lengahnya lini belakang Laskar Mahesa Jenar.

“Satu kesalahan dari pemain kami saat antisipasi bola jadi satu gol buat mereka,” jelasnya.

Meski demikian, Resal menyebut kesalahan itu tidak hanya pada satu orang saja, tapi juga punya keterlibatan dengan semua pemain. “Itu jadi bahan evaluasi buat kami,” katanya.

Dari kekalahan ini, Resal mengatakan akan memanfaatkan jeda waktu yang lumayan lama untuk melakukan evaluasi. “Di sisa jeda ini kami akan manfaatkan untuk kesalahan yang selama ini kita bikin. Kami sudah mencatat apa yang dibenahi dan perbaiki. Misalnya transisi dari defend ke attack, attack ke defend, dan finishing,” paparnya.

Sementara itu, salah satu pemain PSIS, Guntur Triaji mengaku kecewa dengan hasil yang didapat timnya. Menurutnya skuad PSIS sudah bekerja keras namun memang hasilnya tidak sesuai harapan.

“Seperti kata pelatih, waktu yang panjang akan kami gunakan untuk perbaikan,” imbuhnya.

Dari kekalahan ini Laskar Mahesa Jenar berada di peringkat 10 klasemen sementara BRI Liga 1. Selanjutnya PSIS akan menghadapi Bhayangkara FC pada 2 Oktober 2022.(HS)

Yuzu Isotonic Magelang Open 2022, Tantangan Atlet Muda Bermain Rangkap

Ganjar Berikan Bantuan Rumah Kepada 32 Keluarga Terdampak Banjir Kalikeruh Brebes