in

Kajian Ramadhan, Kadiskominfo Cilacap Minta Jajaran Tak Lakukan Flexing

Kajian Ramadhan yang digelar Dinas Komunikasi dan Informatika Kabupaten Cilacap, Jumat (31/3/2023). (Foto : cilacapkab.go.id)

 

HALO CILACAP – Kepala Dinas Komunikasi dan Informatika (Diskominfo) Kabupaten Cilacap, Supriyanto mengingatkan jajarannya untuk tidak ikut-ikutan melakukan flexing.

Menurut dia, kegiatan memamerkan harta kekayaan kepada khalayak umum tersebut, dinilai tidak sesuai tuntunan agama.

Tema tentang flexing tersebut, diangkat oleh Kepala Diskominfo Kabupaten Cilacap, Supriyanto, ketika menjadi narasumber Kajian Ramadhan, Jumat (31/3/2023).

Menurut dia, flexing merupakan sikap konsumtif yang mencolok, menghamburkan uang untuk membeli barang-barang premium, demi menunjukkan status sosial dan kemampuan finansial.

Mengenai hal tersebut, menurut dia, Islam telah mengatur adab ketika seseorang memiliki harta atau kekayaan.

”Adab-adab tersebut harus diperhatikan oleh setiap muslim. Jangan sampai harta yang dimiliki merupakan istidraj, yang merupakan bentuk peringatan keras dari Allah,” kata dia. seperti dirilis cilacapkab.go.id.

Oleh karena itu, menurut dia, setiap muslim hendaknya bersyukur ketika mendapatkan nikmat, merasa cukup, senantiasa hidup sederhana, dan memperbanyak sedekah.

Supriyanto juga mengimbau kepada segenap karyawan untuk bermedia sosial dengan bijak.

”Sebagai ASN, ada norma-norma yang harus kita terapkan dalam masyarakat. Bermedia sosial dengan bijak, karena masih banyak masyarakat kita yang kurang beruntung dan membutuhkan uluran tangan,” tambahnya.

Selain itu, Supriyanto juga mengingatkan karyawan agar senantiasa berbakti dan berbuat baik kepada orang tua.

”Apapun keadaan kita, jangan lupa untuk selalu berbuat baik kepada orang tua. Penuhi keinginannya sesuai kemampuan. Insya Allah itu akan menjadi pintu pembuka surga Allah,” kata dia pada akhir tausiyahnya.

Untuk diketahui, kajian ini akan dilaksanakan setiap Jumat, selama Ramadhan tahun ini, dengan mengangkat tema, terkait isu-isu terkini, sebagai media muhasabah.

Kegiatan diikuti seluruh karyawan, untuk memperkuat budaya kerja, sekaligus meningkatkan keimanan. (HS-08)

Badan Pangan Nasional Gelar Pasar Murah di Purbalingga

Tantangan Terjal Pertama Si Merah