Kadin Kendal Lirik Potensi Kerja Sama Pengelolaan Pembayaran Pajak Kendaraan

Foto bersama kegiatan studi banding Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Desa (Dispermasdes) Kabupaten Kendal bersama Kadin dan Forum BUMDes Kendal di Kabupaten Banjarnegara, Selasa (7/7/2020).

 

HALO KENDAL – Dalam rangka silaturahmi dan studi banding, Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Desa (Dispermasdes) Kabupaten Kendal bersama Kadin dan Forum BUMDes Kendal melakukan kunjungan kerja ke Kabupaten Banjarnegara, Selasa (7/7/2020).

Seperti diberitakan sebelumnya, kegiatan ini bertujuan untuk bersilaturahmi dan belajar kepada Kabupaten Banjarnegara, yang sudah melakukan kerja sama dengan Dinas UPTD Samsat, dalam layanan pembayaran pajak kendaraan bermotor.

Rombongan terdiri dari Kabid Pemberdayaan Masyarakat Desa Mardi Edi Susilo dan Tenaga Ahli Dispermasdes, Ali.

Selanjutnya dari perwakilan Kadin Kendal ada Wakil Ketua Bidang, Moh Zakki dan Ketua Badan Eksekutif Kadin Kendal, Hanief Sailendra, juga ada Ketua Forum BUMDes Kabupaten Kendal, Huda.

Pertemuan yang diadakan di The Pikas Adventure and Resort Banjarnegara tersebut dihadiri oleh Kepala Dispermasdes Kabupaten Banjarnegara, Agus Kusuma, Kepala UPTD Samsat Banjarnegara, Purwanto beserta Kasi, Asnadi, Ketua BUMDes Ribut dan Pengurus Kadin serta Forum BUMDes setempat.

Ketua Kadin Kabupaten Banjarnegara, Akhmad Fajar berharap, dengan pertemuan ini bisa lebih mempererat silaturahmi dan kerja sama antar-Kadin baik kota maupun kabupaten.

“Dengan pertemuan ini kita bisa saling bertukar pikiran dan sharing program dari masing-masing daerah.

Apa saja keberhasilan Kadin Kendal yang bisa kami contoh untuk dikembangkan di Banjarnegara. Demikian juga sebaliknya,” ujarnya.

Rombongan diterima oleh Kepala Dispermasdes Kabupaten Banjarnegara, Agus Kusuma, Kepala UPTD Samsat Banjarnegara, Purwanto beserta Kasi, Asnadi. Kemudian Ketua Forum BUMDes Banjarnegara Ribut dan Pengurus Kadin serta Pengurus Forum BUMDes setempat.

Kepala Dispermasdes Banjarnegara, Agus Kusuma menyambut baik kunjungan dari rombongan Kadin Kendal. Menurutnya ini momentum kerja sama yang baik antarlembaga Kadin di daerah. Dirinya berharap, Kadin bisa memberikan solusi terutama dalam pemberdayaan BUMDes di desa-desa.

“Kemampuan dan kemauan SDM di BUMDes perlu untuk ditingkatkan. Sebetulnya kami selalu mendorong desa untuk membentuk dan mengembangkan BUMDes yang ada. Harapan kami yang sudah ada melakukan usaha sesuai potensi yang ada di daerahnya,” ungkapnya.

Sementara itu Kepala UPTD Samsat Banjarnegara, Purwanto menjelaskan, menkanisme kerja sama dengan BUMDes adalah dalam pemungutan pajak. BUMDes akan mendata warga di desanya yang mau membayar pajak kendaraan tahunan.

Setelah database terkumpul, baik surat kendaraan maupun nomer telepon yang bisa dihubungi, baru BUMDes menjalankan kegiatan penarikan pembayaran pajak kendaraan bermotor sesuai jatuh temponya.

“Dalam hal fee bisa ditetapkan dengan perjanjian kerja sama atau MoU yang sudah diperkuat dengan Perdes. Kalau di Banjar untuk motor 10 ribu rupiah per unit, kemudian untuk mobil 25 ribu rupiah per unit,” papar Purwanto.

Sementara itu menurut Ketua Forum BUMDes Banjarnegara, Ribut, kegiatan sementara ini dari BUMDes baru pengumpulan data. Saat ini ada 191 BUMDes di daerahnya yang sudah siap menjalankan program ini.

“Teman-teman BUMDes sudah kami minta untuk aktif dalam menjalankan pendataan. Nantinya teman-teman juga akan kami berikan seragam, agar dalam bekerja terkordinir dan tidak terkesan liar,” kata Ribut.

Di tempat yang sama, Wakil Ketua Bidang Kadin Kendal, Moh Zakki mengatakan, program kerja sama BUMDes dengan Samsat yang sudah jalan di Banjarnegara akan segera diterapkan di Kendal.

“Banyak program yang kami sharingkan bersama di antaranya soal hasil perkebunan, pertanian, makanan dan minuman, jamu dan kerajinan. Di samping itu, juga ekspor potensi dari Banjarnegara yang bisa ditawarkan ke berbagai negara juga menjadi agenda kami,” ungkap Zakki.

Senada diungkapkan Kabid Pemberdayaan Desa, Dispermasdes Kendal, Mardi Edi Susilo.

Menurutnya, saat ini sudah 156 BUMDes dan 2 BUMDes bersama yang ada di Kabupaten Kendal dan sebentar lagi bertambah 55 BUMDes.

“Harapan kami, satu desa ada BUMDes, sehingga sampai tahun 2021 sudah ada 266 BUMDes di Kabupaten Kendal,” pungkas Mardi.(HS)

Pembaca lain, menyukai ini

Komen yang ditutup, tetapi jejak balik dan ping balik terbuka.