in

Kades di Purbalingga Harus Punya Perangkat Desa yang Jago TIK

Bupati Purbalingga, Dyah Hayuning Pratiwi dalam kegiatan halalbihalal dan silaturahmi PPDRI yang dihadiri camat, karangtaruna, PKRT, kades dan perangkat desa se-kecamatan Pengadegan, Sabtu (14/5/2022) di Gedung Serba guna Desa Panunggalan. (Foto : Purbalinggakab.go.id)

 

HALO PURBALINGGA – Bupati Purbalingga, Dyah Hayuning Pratiwi berharap di setiap desa, ada perangkat yang memahami dan dapat menggunakan teknologi informasi dan komunikasi (TIK).

Harapan itu disampaikan Bupati Purbalingga, Dyah Hayuning Pratiwi, dalam kegiatan halalbihalal dan silaturahmi PPDRI yang dihadiri Camat, Karangtaruna, PKRT, Kades dan Perangkat Desa se-kecamatan Pengadegan, Sabtu (14/5/2022) di Gedung Serba guna Desa Panunggalan.

Menurut dia, saat ini aturan-aturan dari Pemerintah Pusat semakin ketat. Sistem administrasi pemerintahan, termasuk di tingkat desa, seperti Sistem Keuangan Desa (Siskeudes) dan Sistem Pengawasan Keuangan Desa (Siswaskeudes), kini sudah menggunakan komputer dan online.

Oleh karena itu dibutuhkan perangkat desa yang menguasai TIK untuk bisa mengoperasikannya.

“Jadi mau tidak mau Pak Kades ini harus punya perangkat desa yang jago TIK. Jadi harus bisa memanfaatkan teknologi, karena sekarang zamannya sudah canggih,” kata Bupati, seperti dirilis purbalinggakab.go.id.

Bupati juga mengingatkan agar pengelolaan kegiatan dan pengadministrasian di desa harus tertib, transparan dan akuntabel. Sebab menurut Bupati permasalahan hukum biasanya dimulai dari adanya tidak tertib administrasi.

“Kini harus mulai berbenah. Kalau dulu-dulu misal sudah masuk tahun anggaran 2022 tapi masih ada kegiatan 2021 yang masih belum ter-SPJ-kan. Itu dulu mudah-mudahan sekarang sudah tidak terjadi lagi,” kata Bupati.

Bupati memantau pencairan Alokasi Dana Desa (ADD) dan Dana Desa (DD) kini sudah mulai tertib.

Termasuk pembayaran penghasilan tetap kades dan perangkat, yang tadinya per termin sekarang perbulan sudah bisa mulai dicairkan.

“Nah ini hal-hal seperti ini harus bisa dipertahankan,” katanya.

Sementara itu terkait halalbihalal dan silaturahmi yang diselenggarakan, Bupati Purbalingga menyatakan mendukung Persatuan Perangkat Desa Republik Indonesia (PPDRI) untuk menjaga soliditas dan kekompakan antara aparatur pemerintahan desa.

PPDRI didorong bisa memfasilitasi guna menjaga kekompakan hubungan antarkepala desa dengan jajarannya dan dengan desa yang lain. Dengan hubungan yang harmonis ini, diharapkan dapat menyukseskan pembangunan di kecamatan dan desa.

“Saya harap PPD RI Pengadegan tetap solid dan saya pokoknya berharap hubungan antarkepala desa dengan BPD, kepala desa dengan sekdes, kepala desa dengan perangkatnya kompak semuanya, solid semuanya,” katanya

Bupati juga meminta jika ada permasalahan, agar bisa diselesaikan dalam musyawarah dan diskusi bersama mencari solusi yang terbaik, sehingga kondusifitas dalam bekerja tetap terjaga.

PPD RI diharapkan dapat mendorong perangkat desa agar tertib administrasi, sehingga tidak ada desa yang bermasalah dalam pengelolaan keuangannya.

“Jangan sampai nanti ada desa-desa yang bermasalah, karna dalam pengelolaan keuangan dan pengadministrasian yang tidak tertib, oleh karnanya kita perlu berbenah. Kalau dulu-dulu masih ada kegiatan-kegiatan yang belum dibuat SPJK mudah-mudahan sekarang sudah tidak ada lagi karna semuanya sudah tertib.” katanya (HS-08)

Winjani, Pelukis Cilik Bertalenta Khusus di Purbalingga Unjuk Bakat dalam Penyerahan Obor Pesonas

Bertemu Presiden Jokowi, Elon Musk : SpaceX danTesla Akan Coba Kerja Sama dengan Indonesia